Api Membara di Lereng Arjuno-Welirang, Jalur Pendakian Tahura Raden Soerjo Ditutup Total
Pasuruan, Narasiberita.co.id- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menerjang kawasan puncak dan lereng Gunung Arjuno-Welirang yang masuk dalam wilayah pengelolaan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo. peristiwa tersebut terpantau jelas dari wilayah Kota Pasuruan, Pandaan, hingga jalan tol arah Malang pada Jumat malam (16/10/2026).
Kobaran api yang membumbung tinggi disertai kepulan asap tebal mulai terlihat membesar sejak Jumat siang dan kian membara pada malam hari, terutama di Blok Gumandar dan lereng Gunung Ringgit.
Penyebaran titik api terpantau meluas dari kawasan Perengkilu ke beberapa titik wilayah lereng gunung:
Titik Sebaran Api: Meliputi Kawasan Arjuno, Lembah Kijang, Pondok Lembu, serta beberapa titik di Kecamatan Prigen (Kelurahan Ledug, Desa Dayurejo, dan Desa Jatiarjo).
Visual Terpantau Luas: Kobaran api terlihat jelas dari Kota Pasuruan, Pandaan, Tretes (Prigen), hingga ruas Tol Pasuruan-Malang (KM 54–60).
Tim Gabungan Pemadam Darat: BPBD Provinsi Jatim, BPBD Kabupaten/Kota Pasuruan, TNI (Kodim 0819 Pasuruan), UPT Tahura Raden Soerjo, serta relawan kebencanaan.
Penutupan Jalur Pendakian: Seluruh pintu masuk jalur pendakian Gunung Arjuno dan Welirang resmi ditutup total demi keselamatan pendaki.
Tim pemadam darat gabungan terus berupaya melakukan pemadaman secara manual (gepyok) dan pembuatan sekat bakar (firebreak) guna mengantisipasi rambatan api yang dipicu oleh hembusan angin kencang serta vegetasi semak kering di area lereng.
Sebagai langkah mitigasi risiko kebencanaan dan keselamatan jiwa, UPT Tahura Raden Soerjo mengimbau masyarakat serta calon pendaki untuk tidak mendekati area rawan dan mematuhi instruksi penutupan seluruh akses pendakian hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman dan kondusif.
“Sebagai langkah antisipasi dan keselamatan jiwa, seluruh jalur pendakian Gunung Arjuno dan Welirang resmi ditutup kembali secara total untuk sementara waktu. Masyarakat dan relawan diminta tetap waspada terhadap potensi sebaran asap.”
Pemkab Pasuruan bersama BPBD Jatim dan instansi terkait terus memantau perkembangan titik panas (hotspot) melalui citra satelit serta menyiapkan skema pendukung pemadaman darat demi melokalisasi kobaran api agar tidak meluas ke kawasan pemukiman warga di lereng Prigen.
(Eka)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















