SMAN 1 Gondangwetan Wakili Pasuruan di Jatim Fest 2026, Pamerkan Produk Karya Siswa

Ket: SMAN 1 Gondangwetan Wakili Pasuruan di Jatim Fest 2026, (image/eka)

PASURUAN, Narasiberita.co.id- SMAN 1 Gondangwetan mencatatkan prestasi dengan mewakili wilayah Pasuruan dalam pameran Jatim Fest 2026 yang digelar di Grand City Mall Surabaya, Rabu (30/9/2026).

Keikutsertaan SMAN 1 Gondangwetan bermula dari permohonan partisipasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur melalui Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pasuruan.

Sekolah tersebut kemudian terpilih mengisi stan pameran berdasarkan rekomendasi resmi Tim SMA Double Track Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Rekomendasi tersebut diberikan karena SMAN 1 Gondangwetan tercatat sebagai satu-satunya SMA penyelenggara program Double Track (DT) di wilayah Pasuruan.

Dalam ajang tersebut, siswa SMAN 1 Gondangwetan memamerkan berbagai produk unggulan dan jasa kreatif hasil pembinaan dari tiga bidang tata keahlian program Double Track.

Pada bidang DT Pastry & Bakery, siswa menyajikan sejumlah produk olahan kuliner, mulai dari Dawet Cen Ayu, Babon Roll, Egg Roll, Bolen Pisang, Bluder Bromis, hingga Pie Jepis.

Sementara pada bidang DT Tata Rias Pengantin Berhijab, siswa menampilkan kreasi dua model dengan riasan serta tata busana pengantin hijab modern. Mereka juga memperkenalkan produk perawatan kecantikan berbahan organik berupa masker wajah.

Adapun bidang DT Fotografi menghadirkan galeri karya fotografi artistik siswa. Para siswa juga terlibat langsung sebagai tim dokumentasi dalam rangkaian kegiatan pameran di stan SMAN 1 Gondangwetan.

Keikutsertaan dalam Jatim Fest 2026 tidak hanya menjadi kesempatan bagi siswa untuk memperkenalkan hasil karya mereka. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran langsung untuk menumbuhkan keberanian berkarya, berinovasi, serta mengembangkan jiwa kewirausahaan.

Program SMA Double Track yang merupakan kerja sama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dengan ITS dirancang untuk memberikan bekal keterampilan vokasi (skill set) kepada siswa SMA, khususnya sebagai bekal bagi mereka yang nantinya tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Melalui program tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman dalam menghasilkan produk, tetapi juga dikenalkan pada proses pengembangan keterampilan yang dapat menjadi modal untuk berwirausaha.

“Keikutsertaan dalam Jatim Fest 2026 ini bukan sebatas memamerkan produk karya siswa, melainkan ajang simulasi bisnis nyata untuk melatih mentalitas anak didik agar berani berkarya, berinovasi, serta memiliki jiwa kewirausahaan yang matang sebagai bekal utama saat lulus sekolah kelak,” ujar pihak sekolah.

Partisipasi SMAN 1 Gondangwetan dalam Jatim Fest 2026 sekaligus menjadi ruang bagi siswa untuk memperkenalkan potensi dan kreativitas mereka kepada masyarakat luas.

Kegiatan tersebut mempertegas komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan keterampilan siswa, sehingga pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga mendorong lahirnya generasi muda yang terampil, kreatif, dan memiliki bekal kemandirian ekonomi.

.(Eka)

Tinggalkan Balasan