Proyek di SMPN 1 Winongan Disorot, Papan Nama Tak Terpasang dan K3 Pekerja Dipertanyakan

Pasuruan, Narasaberita.co.id.- Pelaksanaan proyek pekerjaan di lingkungan SMPN 1 Winongan, Desa Mendalan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, menjadi sorotan setelah awak media menemukan sejumlah hal yang dipertanyakan saat melakukan pemantauan pada Sabtu (10/10/2026).

Berdasarkan pantauan di lokasi, papan nama proyek tidak terlihat terpasang meski pekerjaan disebut telah berlangsung hampir dua minggu.

Selain itu, awak media juga menyoroti proses pengecoran, material yang digunakan, ukuran besi, hingga penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Dalam proses pengecoran, awak media mendapati pekerjaan dilakukan tanpa menggunakan mesin pengaduk beton atau molen. Material pasir yang digunakan juga dipertanyakan karena disebut bukan pasir Lumajang.

Sorotan lainnya berkaitan dengan penggunaan besi cor berukuran 10, sementara besi pada bagian konstruksi lama disebut berukuran 12. Jarak begel yang terpasang juga dilaporkan rata-rata sekitar 20 sentimeter.

Namun, kesesuaian ukuran dan jarak tersebut dengan spesifikasi teknis pekerjaan perlu dipastikan melalui dokumen perencanaan serta pemeriksaan pihak yang berwenang.

Awak media juga menyoroti pekerja di lokasi yang disebut tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) sebagaimana penerapan standar K3 yang semestinya diperhatikan dalam pekerjaan konstruksi.

Saat ditanya mengenai papan nama proyek yang tidak terpasang, salah seorang pekerja membenarkan kondisi tersebut.

Pekerja itu menyebut pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan adalah berinisial “UD”, tetapi tidak merinci identitas lengkap pelaksana proyek.

Temuan tersebut kemudian dikonfirmasikan kepada Imron, pihak humas sekolah. Ia mengatakan akan meneruskan informasi itu kepada kepala sekolah agar dapat dikomunikasikan dengan pihak pemborong atau pelaksana pekerjaan.

“Saya akan konfirmasi ke kepala sekolah, biar kepala sekolah yang menyampaikan ke pemborongnya atau pelaksananya, Mas,” ujar Imron.

Hingga berita ini ditulis, pihak pelaksana proyek belum berhasil dihubungi untuk dimintai keterangan mengenai tidak adanya papan nama proyek, material dan metode pengecoran, ukuran besi yang digunakan, serta penerapan K3 di lokasi pekerjaan.

(Tim)

Tinggalkan Balasan