Open Chess Tournament 2026: 250 Pecatur Nusantara Padati Halaman DPRD Kabupaten Pasuruan

PASURUAN, Narasiberita.co.id- Halaman Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan mendadak riuh oleh ratusan pemikir taktik dari berbagai penjuru tanah air.

Sebanyak 250 peserta beradu strategi dalam ajang Open Chess Tournament 2026 Piala Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Minggu (17/5/2026).

​Turnamen bergengsi ini dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, dan menjadi magnet bagi para master catur lokal hingga nasional.

​Ketua Panitia Turnamen, Henry Sulfianto, menjelaskan bahwa kompetisi ini didominasi oleh kelas senior, meski kategori junior juga menunjukkan antusiasme yang tinggi.

Turnamen ini menggunakan format catur cepat yang menuntut konsentrasi penuh.

​Teknis Pertandingan:

​Sistem Catur: Sistem Swiss 10 menit plus increment (tambahan waktu) 3 detik (10’+3”).
​Format Babak: Seluruh peserta wajib bermain dalam 7 putaran penuh tanpa menggunakan sistem gugur.

​Penentuan Lawan: Pada setiap babak, pemain akan dipasangkan dengan lawan yang memiliki perolehan poin setara atau mendekati.

​Sistem Poin: Menang mendapatkan 1 poin, remis (seri) 0,5 poin, dan kalah 0 poin. Jika terdapat poin yang sama di akhir turnamen, pemenang akan ditentukan melalui perhitungan tiebreaker.

​Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, mengaku takjub sekaligus kaget saat melihat langsung jalannya turnamen profesional ini.

Ia tidak menyangka bahwa ajang yang digelar di kantor legislatif tersebut mampu menarik peserta dari luar pulau.

​Selain diikuti pecatur dari wilayah Jawa Timur seperti Madura, Malang, Surabaya, Probolinggo, dan Lumajang, turnamen ini juga dihadiri delegasi dari NTB, Bali, Jakarta, hingga Yogyakarta.

​”Ternyata sebanyak ini pesertanya. Mudah-mudahan ke depan DPRD bersama Pemkab Pasuruan bisa membuatkan event seperti ini lagi dengan anggaran yang lebih memadai, terutama untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan,” tutur Samsul Hidayat.

​Panitia menyediakan ruang apresiasi yang cukup lebar bagi para peserta dengan menjaring puluhan pemenang dari dua kategori:

​Kategori Senior: Diambil 30 pemenang terbaik.
​Kategori Junior: Diambil 25 juara terbaik.
​Fasilitas Top 10: Khusus untuk peringkat 1 sampai 10 di masing-masing kategori, panitia akan memberikan Trophy dan Sertifikat/Penghargaan resmi.

​Esensi catur sebagai olahraga asah otak diakui oleh salah satu peserta cilik asal Probolinggo, Davin (11).

Ia mengaku kecintaannya pada catur sejak kecil membantu melatih ketajaman berpikirnya.

​”Bermain catur membuat pikiran jadi semakin berkembang karena kita harus terus menentukan strategi untuk bisa memainkan bidak catur dan jadi juara,” ungkap Davin optimis. (Eka)

Tinggalkan Balasan