Viral Foto Geng Motor Acungkan Sajam di Curup, Polisi Kantongi Identitas Pelaku: “Tak Ada Ruang!”
Rejang Lebong, Narasiberita.co.id. – Jagat media sosial, khususnya grup Facebook warga Rejang Lebong, tengah dihebohkan dengan beredarnya sejumlah foto yang memperlihatkan sekelompok remaja yang diduga anggota geng motor atau gangster. Yang membuat miris sekaligus memicu keresahan warga, para remaja tanggung tersebut tampak memamerkan berbagai jenis senjata tajam (sajam) ke arah kamera.
Fenomena pamer sajam di dunia maya ini dengan cepat menyebar dan menjadi perbincangan hangat di kalangan warga Curup dan sekitarnya. Menanggapi keresahan publik yang makin meluas, Kepolisian Resor (Polres) Rejang Lebong langsung mengambil langkah cepat dan tegas.
Pada Senin (4/5/2026) malam, personel Patroli Samapta Polres Rejang Lebong langsung dikerahkan ke lapangan. Mereka menyisir sejumlah titik rawan dan lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpulnya anak-anak muda serta kelompok bermotor di wilayah tersebut.
Kapolres Rejang Lebong, AKBP Florentus Situngkir, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP M. Hasan Basri, S.H., menegaskan bahwa kepolisian tidak akan menoleransi aksi jalanan yang mengancam rasa aman warga.
“Tak ada ruang bagi geng motor yang meresahkan masyarakat dan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Rejang Lebong. Kami akan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujar AKP Hasan Basri dalam keterangannya.
Lebih lanjut, aksi “unjuk gigi” para terduga gangster di media sosial ini justru menjadi bumerang bagi mereka sendiri. Berbekal jejak digital yang telanjur viral, kepolisian telah bergerak memburu para pelaku.
AKP Hasan Basri mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mengantongi data para remaja yang nekat berpose dengan senjata tajam tersebut.
“Saat ini, sebagian identitas pelaku sudah terdata. Dalam waktu dekat, mereka akan dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak Polres,” tegasnya.
Mengingat para pelaku yang tampak dalam foto-foto viral tersebut rata-rata masih berusia belia, Polres Rejang Lebong juga memberikan penekanan khusus kepada lingkungan keluarga. Polisi meminta agar fenomena ini menjadi alarm keras bagi para orang tua di Rejang Lebong.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih ketat mengawasi dan mengontrol anak-anaknya. Jangan biarkan mereka merusak masa depannya sendiri dengan melakukan perbuatan yang melawan hukum,” pungkas AKP Hasan Basri.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan patroli rutin pada jam-jam rawan untuk memastikan situasi di wilayah Rejang Lebong secara umum tetap kondusif. Warga diimbau untuk tidak panik, namun tetap waspada, serta segera melapor ke pihak berwajib atau segera menghubungi 110, jika melihat adanya aktivitas kelompok pemuda yang mencurigakan.
(Rian)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















