Gagal Menanjak, Motor Roda Tiga Bermuatan Pupuk Terperosok ke Parit di Cawang Lama, Lima Orang Terluka

REJANG LEBONG, Narasiberita.co.id | Kecelakaan tunggal menimpa satu unit kendaraan roda tiga merek Viar di Desa Cawang Lama, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (22/4/2026), sekitar pukul 10.20 WIB.

Kendaraan bermuatan pupuk yang juga mengangkut lima orang tersebut terperosok ke dalam parit setelah diduga gagal menanjak.

Peristiwa bermula saat kendaraan berwarna merah yang dikemudikan Ari Wahono (35) melaju dari arah Desa Cawang Lama menuju Desa Kayumanis.

Selain membawa tumpukan pupuk, kendaraan tersebut juga mengangkut empat orang penumpang di bak belakang.

Nahas, saat melintasi jalur tanjakan di lokasi kejadian, kendaraan diduga tidak kuat menanjak.

Pengemudi yang kehilangan kendali akhirnya membanting setir ke arah kiri hingga kendaraan masuk ke dalam parit.

Kejadiannya tadi pagi. Motor roda tiga dari arah Cawang Lama mau ke Kayumanis. Pas di tanjakan sepertinya tidak kuat naik, lalu banting setir dan masuk parit,” ujar Epi Suprianto (57), salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.

Akibat insiden tersebut, lima orang yang berada di atas kendaraan mengalami luka-luka. Pengemudi, Ari Wahono, mengalami luka memar di bagian wajah dan kepala.

Sementara itu, seorang penumpang bernama Hadi (40) dilaporkan tidak sadarkan diri akibat benturan di kepala.

Dua penumpang yang masih di bawah umur, yakni RN (4) dan RI (12), juga turut menjadi korban dengan luka lecet dan nyeri di bagian punggung. Satu korban lainnya, Ranto (50), mengeluhkan sesak di bagian dada serta luka lecet pada tangan dan kaki.

Warga yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi seluruh korban ke RS Anisa untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga saat ini, para korban dilaporkan masih menjalani perawatan intensif.

Sementara itu, unit kendaraan roda tiga beserta muatan pupuk telah diamankan oleh perangkat desa setempat agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur tersebut. (Rian)

Tinggalkan Balasan