Kecelakaan Beruntun di Jalur Bromo: Hiace Rombongan WN Singapura Alami Rem Blong

PROBOLINGGO, Narasiberita.co.id- Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di jalur wisata Gunung Bromo, tepatnya di Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (9/5/2026) siang. Insiden yang dipicu oleh kegagalan sistem pengereman (rem blong) ini menyebabkan sembilan orang luka-luka, termasuk sejumlah warga negara (WN) Singapura.

​Kecelakaan bermula sekitar pukul 11.45 WIB ketika mobil Toyota Hiace bernopol BE-7013-AQ yang dikemudikan Angga Eka Pragola Pati melaju turun dari arah kawasan Bromo menuju Probolinggo.

​Malafungsi Rem: Memasuki jalur menurun, kendaraan mengalami malafungsi pada sistem pengereman (rem panas/blong).
​Masuk Jalur Berlawanan: Dalam kondisi hilang kendali dengan kecepatan diperkirakan 70-80 km/jam, Hiace bergerak ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan.

​Tabrakan Beruntun: Hiace menghantam Toyota Rush (L-1695-WD), kemudian menabrak SUV Renault-Nissan Koleos (D-1785-NH), hingga akhirnya menyeret Toyota Hiace lain (DK-7049-FK) yang datang dari arah berlawanan.
​Salah satu penumpang Hiace, Yogi, menceritakan detik-detik mencekam saat menyadari rem tidak berfungsi. Ia dan sopir berusaha keras mengendalikan kemudi agar tidak menabrak massa.

​Hindari Hajatan: Di pinggir jalan turunan tersebut, terdapat sekitar 50 warga yang sedang menghadiri acara hajatan. Beruntung, kendaraan masih bisa diarahkan untuk menghindari kerumunan tersebut.
​Tabrak Tiang PLN: Untuk menghentikan laju kendaraan yang terus meluncur, sopir dan Yogi bekerja sama mengarahkan bagian tengah mobil ke tiang listrik PLN hingga akhirnya berhenti total.

​“Kami setir berdua supaya mobil berhenti. Akhirnya nabrak bagian tengah tiang dan langsung berhenti,” ungkap Yogi.

​Sebanyak sembilan orang dilaporkan mengalami luka ringan hingga dugaan patah tulang (disposisi):

​Wisatawan Singapura (6 Orang): Penumpang Hiace BE-7013-AQ, mayoritas mengalami luka di bagian kaki. Saat ini dirawat di Puskesmas Sukapura.

​Penumpang SUV Renault (3 Orang): Mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di RSUD Ar Rozy.
​Tiga kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan parah, dengan posisi beberapa mobil sempat terguling di lokasi kejadian akibat benturan yang sangat keras.

​Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama, mengimbau para pengemudi, terutama angkutan wisata, untuk selalu memastikan kondisi kelaikan kendaraan sebelum melintasi jalur ekstrem Bromo.

​Penyebab: Diduga kuat rem mengalami panas berlebih (brake fade) akibat penggunaan rem yang terus-menerus di jalur menurun panjang tanpa dibantu engine brake

​Tindakan: Polisi telah melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan yang terlibat untuk pemeriksaan lebih lanjut.(Eka)

Tinggalkan Balasan