Waka I DPRD Provinsi Bengkulu Kunjungi PT CDE, Dorong Sinergi Perusahaan untuk Pembangunan Daerah

Image: Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu Teuku Zulkarnain saat berkunjung di PT CDE Bengkulu Utara

 

Bengkulu Utara, Narasiberita. Co. Id– Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, melakukan kunjungan silaturahmi ke PT Cakrawala Dinamika Energi pada Rabu (13/05/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan dalam mendukung pembangunan di Provinsi Bengkulu.

Dalam keterangannya, Teuku mengatakan pihaknya saat ini terus melakukan silaturahmi ke sejumlah perusahaan, termasuk PT CDE, guna menyinkronkan kontribusi perusahaan terhadap pembangunan daerah.

Kami bersilaturahmi ke perusahaan-perusahaan, termasuk CDE, untuk mensinkronkan kontribusi perusahaan terhadap daerah dalam menunjang pembangunan yang dilakukan pemerintah,” ujar Teuku.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah saat ini menghadapi berbagai tuntutan masyarakat, terutama terkait perbaikan infrastruktur dan pelayanan publik.

Salah satu aspirasi yang banyak disampaikan masyarakat, kata dia, yakni kebutuhan ambulans di setiap desa maupun kelurahan.

Banyak sekali tuntutan masyarakat kepada kami, mulai dari perbaikan infrastruktur, kebutuhan ambulans di setiap desa dan kelurahan, hingga berbagai kegiatan di masing-masing organisasi perangkat daerah,” katanya.

Di sisi lain, Teuku mengungkapkan kondisi anggaran daerah saat ini mengalami penurunan akibat pemotongan dana dari pemerintah pusat.

Ia menyebut APBD Provinsi Bengkulu yang sebelumnya mencapai sekitar Rp3,1 triliun kini berkurang menjadi sekitar Rp2,6 triliun.

Setiap tahun anggaran kita dipotong pemerintah pusat sekitar Rp500 miliar. Dulu APBD kita sekitar Rp3,1 triliun, sekarang menjadi Rp2,6 triliun,” ungkapnya.

Meski demikian, Teuku menilai masih banyak potensi yang dapat disinergikan antara pemerintah daerah dengan perusahaan guna mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, kontribusi perusahaan dapat dilakukan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), optimalisasi pajak, hingga retribusi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kami melihat masih banyak potensi yang bisa disinkronkan antara pemerintah daerah dengan perusahaan, baik melalui CSR, optimalisasi pajak, maupun retribusi yang masuk ke daerah,” tutupnya. (Ida) 

Tinggalkan Balasan