Temui Mahasiswa Demo, Teuku Zulkarnain Soroti Nasib Guru dan Program MBG
Bengkulu, Narasiberita.co.id. – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, menemui langsung massa mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di halaman DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (12/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Teuku mendengarkan berbagai aspirasi mahasiswa terkait persoalan pendidikan, kesejahteraan guru, hingga pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai masih menyisakan banyak persoalan di lapangan.
Menurut Teuku, berbagai tuntutan mahasiswa akan menjadi perhatian DPRD Provinsi Bengkulu dan akan disampaikan kepada pemerintah pusat melalui anggota DPR RI asal daerah pemilihan Bengkulu.
“Harapan kita dengan adanya desakan-desakan termasuk aksi hari ini, ini menjadi perhatian bagi pemerintah pusat. Kita juga menyampaikan melalui anggota DPR RI dari dapil Bengkulu agar hal ini diperjuangkan,” ujar Teuku.




Ia mengatakan persoalan pendidikan, khususnya terkait nasib guru, perlu mendapatkan kepastian dari pemerintah. Sebab hingga kini masih terdapat kebijakan yang dinilai membingungkan tenaga pendidik.
“Kalau memang tidak boleh mengajar, lalu bagaimana nasib mereka. Bahkan ada yang menyampaikan hanya diperbolehkan mengajar di swasta. Sampai hari ini keputusannya belum ada,” katanya.
Selain itu, Teuku juga menyinggung pentingnya administrasi dan pengarsipan dalam berbagai kegiatan pemerintahan, termasuk perjalanan dinas, guna menghindari persoalan saat pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Dalam kesempatan tersebut, Teuku turut menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang secara konsep dinilai baik, namun implementasinya di lapangan perlu dievaluasi.
“Kalau kita lihat dari judulnya, makan bergizi gratis ini bagus. Tapi dalam pelaksanaannya ternyata banyak hal yang bermasalah. Bahkan ada yang menyampaikan kepada saya disertai video, ada beberapa dapur SPPG yang makanannya sudah kedaluwarsa,” ungkapnya.
Ia meminta pemerintah pusat segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program tersebut agar tujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat benar-benar tercapai.
“Saya pikir ini perlu dievaluasi. Aspirasi rakyat pasti akan didengar Presiden,” tutupnya.
Sebelumnya, gabungan mahasiswa dari sejumlah universitas di Kota Bengkulu menggelar aksi demonstrasi di DPRD Provinsi Bengkulu.
Dalam aksi itu, mahasiswa menuntut pemerintah lebih memprioritaskan sektor pendidikan serta meningkatkan kesejahteraan guru di Provinsi Bengkulu. (Els)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















