Cegah Bentrokan, Polres Rejang Lebong Bubarkan Kerumunan Remaja yang Diduga Hendak Tawuran

Rejang Lebong, Narasiberita.co.id | Langkah sigap personel Kepolisian Resor (Polres) Rejang Lebong berhasil mencegah potensi bentrokan antar kelompok remaja di wilayah Curup Utara.

Polisi membubarkan sekumpulan pemuda yang diduga kuat hendak melakukan aksi tawuran di kawasan Simpang Prambanan, Desa Tunas Harapan, pada Kamis (23/4/2026) malam.

Aksi cepat ini bermula dari laporan masyarakat yang resah melihat adanya pergerakan massa remaja di lokasi tersebut sekitar pukul 20.30 WIB.

Menanggapi laporan itu, piket Pamapta bersama piket fungsi Polres Rejang Lebong yang dipimpin oleh Ipda Felisya Tania Ali, S.Tr.K., langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

Begitu menerima informasi adanya sekumpulan remaja yang terindikasi akan tawuran, tim langsung bergerak melakukan respons cepat ke Simpang Prambanan,” ujar Ipda Felisya dalam keterangannya.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati dua kelompok remaja yang telah berkumpul.

Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan di sekitar area tersebut, polisi menemukan sejumlah alat dan barang bukti yang diduga akan digunakan sebagai senjata dalam aksi bentrokan.

Untuk menghindari eskalasi situasi, Ipda Felisya mengambil langkah persuasif dan humanis.

Kedua kelompok remaja tersebut langsung diamankan untuk diberikan pengarahan di tempat. Polisi juga menyita seluruh barang bukti guna memastikan situasi kembali kondusif.

Sebagai upaya pembinaan jangka panjang, Polres Rejang Lebong melibatkan pihak pemerintah desa dan orang tua.

Para remaja tersebut diminta membuat surat pernyataan resmi untuk tidak mengulangi perbuatannya, yang disaksikan langsung oleh kepala desa setempat.

Kami mengedepankan langkah pembinaan. Setelah pendataan dan pembuatan surat pernyataan, para remaja ini kami kembalikan kepada orang tua masing-masing agar mendapatkan pengawasan yang lebih ketat di rumah,” tambah Ipda Felisya.

Langkah ini diambil sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna menjamin rasa aman serta mencegah jatuhnya korban akibat kenakalan remaja.

Pihak kepolisian juga mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, terutama saat berada di luar rumah pada malam hari. (Rian)

Tinggalkan Balasan