BMKG Ranai Imbau Warga Waspada Peluang Hujan 80 Persen Sepekan ke Depan

Kepala BMKG Ranai, Marfael Marbun. (Foto/Marzani)

Natuna, Narasiberita.co.id. — Memasuki awal bulan November, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang terjadi di wilayah Natuna.

Saat dimintai keterangan oleh media narasiberita.co.id, Rabu (4/11/2026) malam, Kepala BMKG Natuna, Rafael Marbun, menjelaskan kondisi cuaca mingguan untuk periode 5 November hingga 11 November 2026.

Penjelasan tersebut disampaikan oleh Marcelino Kartodinudjo – Forecaster BMKG Natuna, yang dengan lembut memaparkan bahwa saat ini terdapat pola siklonik dan anomali suhu permukaan laut yang cukup tinggi di sekitar wilayah Kabupaten Natuna.

“Adanya pola siklonik dan anomali suhu permukaan laut yang tinggi di sekitar wilayah Kab. Natuna menyebabkan penumpukan massa udara yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Kab. Natuna,” tulisnya singkat melalui pesan Whats App.

Untuk sepekan ke depan, kondisi cuaca di Kabupaten Natuna secara umum diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang.

Peluang terjadinya hujan cukup tinggi, berkisar antara 60 – 80% di seluruh wilayah Kabupaten Natuna.

Suhu udara terasa cukup nyaman, berkisar antara 24 – 32°C dengan kelembapan udara 65 – 95%.

Sementara itu, angin diprakirakan bergerak dari arah Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan 02 – 30 km/jam.

Untuk para nelayan dan masyarakat pesisir, kondisi gelombang laut seminggu ke depan diprakirakan berada pada ketinggian 0,5 meter hingga 1,25 meter, yang masuk dalam kategori rendah hingga sedang. Meski demikian, masyarakat tetap diminta untuk selalu berhati-hati.

Dengan nada yang lembut, Rafael Marbun juga menitipkan pesan penting bagi seluruh masyarakat Natuna.

“Selalu waspada terhadap pertumbuhan awan gelap dan tebal yang menjulang tinggi atau dalam istilah lain disebut awan cumulonimbus, karena dapat memicu terjadinya guntur disertai petir, hujan lebat dan angin kencang yang disertai peningkatan tinggi gelombang secara tiba-tiba,” ujarnya.

BMKG Natuna berharap, dengan informasi ini, masyarakat dapat lebih siap dalam beraktivitas, baik yang berkebun, melaut, maupun yang beraktivitas di luar rumah.

BMKG Natuna juga membuka ruang komunikasi bagi masyarakat yang ingin mendapatkan info cuaca terkini secara langsung.

Info lebih lanjut:
Gabung grup cuaca resmi BMKG Natuna: 0811-7778-424
IG & FB: @infobmkgranai.
Aplikasi: Info BMKG (unduh di Playstore).

“Mari kita hadapi cuaca sepekan ini dengan tenang, waspada, dan saling menjaga. Karena keselamatan kita semua dimulai dari kepedulian,” pungkasnya.

(Zani)

Tinggalkan Balasan