Waspada! 285 Warga Natuna Terserang Common Cold Sepanjang Oktober 2026

Foto/zani: Kepala Puskesmas (Kapus) Ranai, Nazri,

Natuna, Narasiberita.co.id – Memasuki musim pancaroba, masyarakat Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), khususnya common cold atau flu biasa. Selasa (03/11/2026).

Puskesmas Ranai mencatat sebanyak 285 pasien mengalami keluhan Acute Nasopharyngitis atau peradangan pada hidung dan tenggorokan sepanjang Oktober 2026. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.

Penyakit yang dikenal sebagai common cold ini umumnya disebabkan oleh infeksi virus dan mudah menular melalui percikan air liur saat seseorang batuk atau bersin. Penularan juga dapat terjadi melalui kontak tangan dengan benda atau permukaan yang telah terkontaminasi virus.

Saat dikonfirmasi narasiberita.co.id, Kepala Puskesmas (Kapus) Ranai, Nazri, menjelaskan bahwa kondisi tersebut secara umum masih dapat ditangani dengan baik. Namun, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah perubahan cuaca yang tidak menentu.

Menurutnya, perubahan cuaca, paparan debu, serta aktivitas di dalam ruangan dengan ventilasi yang kurang baik dapat menjadi faktor yang memperburuk keluhan saluran pernapasan.

“Gejala yang dialami pasien umumnya tidak berat, seperti demam ringan, sakit tenggorokan saat menelan, hidung tersumbat, bersin, batuk, sakit kepala, serta tubuh terasa kurang bugar,” jelas Nazri.

Untuk mencegah penularan dan menjaga kondisi kesehatan masyarakat, Puskesmas Ranai mengimbau warga menerapkan sejumlah langkah pencegahan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Di antaranya, membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, memakai masker ketika sedang mengalami gejala flu atau berada di tempat ramai, serta menutup mulut dan hidung menggunakan tisu atau lipatan siku saat batuk maupun bersin.

Masyarakat juga dianjurkan menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, mencukupi kebutuhan air putih, beristirahat secara teratur, dan melakukan aktivitas fisik ringan.

Selain itu, kebersihan lingkungan rumah perlu diperhatikan dengan membuka jendela agar sirkulasi udara berjalan baik serta menghindari paparan asap rokok.

Nazri juga mengingatkan masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam lebih dari tiga hari atau gejala tidak kunjung membaik. Ia turut mengingatkan agar masyarakat tidak mengonsumsi antibiotik tanpa resep dokter karena common cold umumnya disebabkan oleh virus.

Perhatian khusus juga perlu diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak dan lanjut usia (lansia), agar tidak mengalami komplikasi akibat infeksi.

“Kalau sudah mulai ada gejala, sebaiknya istirahat dulu di rumah. Dengan begitu, pemulihannya lebih cepat dan risiko penularan kepada orang lain juga bisa kita cegah bersama,” pungkas Nazri.

(Zani)

Tinggalkan Balasan