Antisipasi Konflik Sosial, Penyaluran Bantuan Beras di Desa Sindang Jaya Lewati Musyawarah Terbuka

Penyaluran Bantuan Beras di Desa Sindang Jaya Lewati Musyawarah Terbuka (Image/Rian)

Rejang Lebong , Narasiberita.co.id | Pemerintah Desa Sindang Jaya, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menerapkan sistem musyawarah terbuka untuk menyalurkan bantuan beras kepada warganya.

Langkah partisipatif ini diambil guna memastikan hak kelompok rentan terpenuhi, sekaligus menutup celah kesalahpahaman yang berpotensi memicu gesekan.

Melalui forum bersama, aparat desa dan warga duduk satu meja membedah data penerima manfaat. Pola ini menjamin penyaluran bantuan beras benar-benar menyentuh masyarakat miskin dan memenuhi kriteria kelayakan, tanpa ada ruang bagi pembagian yang tidak adil.

Kepala Desa Sindang Jaya, Andri Jendro, menjelaskan bahwa transparansi menjadi pendekatan utama dalam setiap program sosial di wilayahnya. Menurutnya, pelibatan publik sejak tahap awal pendataan terbukti efektif menepis kecurigaan dan menjaga iklim lingkungan tetap sejuk.

“Untuk pembagian beras dimusyawarahkan seluruh masyarakat. Yang miskin dan layak sudah terdata semua. Tujuannya menghindari keributan sosial dan menjaga kestabilan sosial di desa,” ujar Andri.

Keputusan yang lahir dari ruang musyawarah membuat setiap tahapan distribusi berjalan tertib dan kondusif. Seluruh warga dapat memahami serta menerima hasil penetapan penerima karena prosesnya dilakukan secara terang benderang.

Keterbukaan informasi dalam penyaluran logistik ini pada akhirnya membawa dampak ganda. Selain memastikan ketepatan sasaran bantuan pangan, musyawarah tersebut sukses merawat keharmonisan, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan rasa saling percaya antara masyarakat dengan pengurus desa.

(Rian)

Tinggalkan Balasan