Kreativitas Di Balik Tembok Lapas Curup: Mengolah Bubur Kertas Menjadi Bekal Kemandirian
Rejang Lebong, Narasiberita.co.id | Tumpukan kertas bekas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup, Kabupaten Rejang Lebong, disulap menjadi ragam produk kerajinan tangan bernilai guna.
Melalui program pembinaan kemandirian, para warga binaan dilatih mengolah limbah kertas tersebut menjadi bubur kertas yang kemudian dibentuk menjadi berbagai karya seni bernilai estetis maupun fungsional.
Rangkaian proses pembuatan ini menuntut tingkat ketelitian, kesabaran, serta ketekunan yang tinggi dari setiap peserta. Mulai dari tahap perendaman dan penghancuran bahan baku, pencetakan adonan, hingga proses penyelesaian akhir, seluruh tahapan dikerjakan secara terarah guna menghasilkan karya yang optimal.
Kepala Lapas Kelas IIA Curup, Untung Cahyo Sidharto, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang secara strategis guna membekali para warga binaan dengan keahlian praktis yang berguna setelah mereka merampungkan masa hukuman.
Menurutnya, kegiatan produktif semacam ini penting untuk membantu mereka mengenali potensi diri, mengasah kapasitas, serta menumbuhkan motivasi untuk terus berkarya secara mandiri di tengah masyarakat kelak.
Pihak lapas konsisten memperluas jangkauan program pembinaan positif yang berkelanjutan. Keterampilan mengolah kerajinan dari bubur kertas ini diarahkan tidak hanya untuk menghasilkan produk fisik, melainkan menanamkan pola pikir produktif serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya sederhana yang tersedia di sekitar lingkungan mereka.
(Rian)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















