Di Usia 27 Kabupaten Natuna Adakah Secercah Harapan untuk Jalan ke Segeram?

Natuna, Narasiberita.co.id – Upacara Hari Jadi Kabupaten Natuna, yang ke-27, yang dilaksanakan pada hari ini Senin 12 Oktober 2026, di Pantai Piwang, berlangsung dengan hikmat dan nantinya akan digelar beberapa kegiatan untuk masyarakat.

Namun, di balik semaraknya perayaan hari lahir kabupaten di Kepulauan Riau ini, masih tersimpan sebuah harapan dari sudut wilayah yang kaya akan nilai sejarah, yaitu Kampung Tua Segeram, terletak di Kecamatan Bunguran Barat.

Sebagai salah satu kampung tua, Segeram, sejatinya memiliki potensi besar untuk menjadi ikon sejarah dan budaya yang membanggakan bagi Kabupaten Natuna.

Geliat pembangunan sebenarnya sudah mulai dirasakan oleh warga setempat, terbukti dengan hadirnya aliran listrik dari PLN serta jaringan internet yang kini sudah masuk ke wilayah mereka.

Kendati demikian, satu kepingan penting yang masih sangat dinantikan warga adalah ketersediaan akses jalan darat yang layak.

Tim media narasiberita.co.id meninjau langsung kondisi infrastruktur jalan menuju Kampung Tua Segeram, pada Minggu 11 Oktober 2026.

Di tengah perjalanan, awak media sempat berbincang dengan salah seorang warga setempat yang sedang melintas.

Pria yang enggan disebutkan identitas aslinya demi kenyamanan bersama dan hanya ingin disapa “Bujang” ini, mengungkapkan keinginannya yang mendalam adanya jalan darat yang memadai.

“Jalan dari Kelarik menuju Kampung Segeram, sudah di bangun bang, tapi cuma sparuh,” kata Bujang, penuh harap.

Selama ini, jika jalur darat sulit ditempuh akibat kondisi jalan yang belum memadai, warga tidak memiliki pilihan lain selain menggunakan jalur laut menuju Sedanau demi memenuhi kebutuhan logistik mereka.

Dikatakan Bujang, masyarakat Kampung Tua Segeram, menyadari bahwa membangun infrastruktur di wilayah kepulauan membutuhkan proses dan waktu.

“Kami sangat bersyukur listrik dan internet sudah ada. Namun, harapan terbesar kami saat ini adalah adanya pembangunan jalan darat yang layak. Akses jalan yang baik sangat penting bagi kami untuk pergi berbelanja kebutuhan pokok sehari-hari,” ucap Bujang masih dengan harpan yang sama.

Oleh karena itu, momentum usia Natuna yang ke-27 ini diharapkan menjadi ruang refleksi bersama agar pemerintah daerah maupun pusat dapat menyentuh Kampung Segeram, secara bertahap, khususnya dalam hal peningkatan akses jalan.

Sentuhan pembangunan jalan ini tidak hanya akan mempermudah mobilitas harian warga, tetapi juga diyakini mampu menghidupkan kembali pesona sejarah dan merawat eksistensi Segeram, sebagai salah satu cikal bakal peradaban di Natuna.

(Zani)

Tinggalkan Balasan