Bupati Natuna Resmi Lantik 16 PNS dan Jabatan Fungsional

Natuna, Narasiberita.co.id. –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna menggelar kegiatan Pengambilan Sumpah sekaligus Pelantikan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pengangkatan pertama dalam jabatan fungsional di lingkungan Pemkab Natuna Tahun 2026.

Acara berlangsung di Ruang Rapat Aula II, Lantai 2, Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir – Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Jum’at (6/11/2026).

Keputusan yang ditetapkan di Ranai pada tanggal 2 November 2026 dan ditandatangani langsung oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan, pada intinya menetapkan pengangkatan para PNS tersebut ke dalam jabatan fungsional pada unit kerja masing-masing dan diberikan tunjangan jabatan sebagaimana mestinya, berlaku sejak tanggal pelantikan.

Inilah 16 nama yang resmi dilantik:

1.Dokter Ahli Pertama pada Puskesmas Bunguran Selatan

2. dr. Hamidah – Dokter Ahli Pertama pada Puskesmas Kelarik

3.dr. Andika – Dokter Ahli Pertama pada Puskesmas Midai

4. dr. Fitri Fit Febriandani – Dokter Ahli Pertama pada Puskesmas Pulau Tiga.

5. dr. Rikianto – Dokter Ahli Pertama pada Puskesmas Pulau Tiga Barat.

6. drg. Akhfa Muntah A Angraidi, http://S.KG – Dokter Gigi Ahli Pertama pada Puskesmas Tanjung.

7. drh. Siti Mahmarhamas Saragih – Medik Veteriner Ahli Pertama pada UPTD Pusat Kesehatan Hewan.

8. Surya, http://S.Pd., M.M – Peneliti Ahli Pertama pada Bapperida.

9. Erna, S.T – Surveyor Pemetaan Ahli Pertama pada Bapperida.

10. Jupri, S.H – Perancang Peraturan Perundang-undangan Ahli Pertama pada Bagian Hukum.

11. Atya Wahyudi, http://S.Ars – Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Pertama pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa.

12.Widya Kurniati, S.E – Analis Kebijakan Ahli Pertama pada Bagian Perekonomian dan SDA.

13. Intan Dewi Divasari, Estad – Statistisi Ahli Pertama pada Dinas Komunikasi dan Informatika.

14.Lidya Natasya Febrina, S.M – Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Pertama pada DPMPTSP.

5. Nurul Hayana, http://S.Ak – Auditor Ahli Pertama pada Inspektorat Daerah.

16. Wan Rahmat Kadafi, S.T – Instruktur Ahli Pertama pada UPTD Balai Latihan Kerja.

“Para CPNS yang diambil sumpahnya ini telah melalui proses panjang hingga dinyatakan layak untuk diangkat menjadi PNS, untuk mengemban jabatan fungsional sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing,” kata Bupati Natuna.

Sementara alam laporan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan oleh BPSDM, Alim Sanjaya, dijelaskan bahwa semua ini berawal dari Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Nomor 293 Tahun 2024 tentang kebutuhan PNS di lingkungan Kabupaten Natuna.

“Saat itu, dibuka 30 formasi, terdiri dari 20 formasi tenaga kesehatan dan 10 formasi tenaga teknis,” katanya.

Setelah melewati proses seleksi yang ketat, mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar, hingga tahapan akhir, peserta yang dinyatakan lulus dan ditetapkan NIP oleh BKN sebanyak 17 orang, yaitu 7 orang tenaga kesehatan dan 10 orang tenaga teknis.

Mereka kemudian diangkat sebagai CPNS dengan TMT 1 April 2025, dan mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS di BPSDM Provinsi Kepulauan Riau dari tanggal 5 Januari sampai dengan 25 April.

Setelah menyelesaikan Latsar dengan baik dan memperoleh sertifikat kelulusan, BKPSDM mengusulkan pengangkatan mereka menjadi PNS dan telah mendapatkan persetujuan dari Menpan RB dan BKN.

Namun, di tengah kebahagiaan ini, terselip duka yang mendalam. Salah satu putra terbaik Natuna, dr. Rio Eka Saputro, dokter di Puskesmas Sedanau, telah berpulang ke Rahmatullah sebelum sempat dilantik.

“Pada bulan Oktober 2026 BKPSDM mengusulkan dan me-input dokumen pengangkatan CPNS menjadi PNS sebanyak 16 orang,” ujar Alim Sanjaya.

Sehingga pada hari yang berbahagia ini, kata Alim Sanjaya, sebanyak 16 orang yang diambil sumpah dan dilantik, terdiri dari 6 orang tenaga kesehatan dan 10 orang tenaga teknis.

Turut hadir dan diundang dalam acara tersebut antara lain Wakil Bupati Natuna, Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi Umum, Staf Ahli Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Inspektur Daerah, serta para Kepala Dinas dan Kepala Badan terkait, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Komunikasi dan Informatika, Bapperida, BPKPD, hingga Bagian Hukum, Perekonomian dan SDA, serta Bagian Pengadaan Barang dan Jasa.

(Zani)

Tinggalkan Balasan