UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Siapkan Kawasan Hijau 10 Hektare untuk Program Tanam Pohon Calon Pengantin

Bengkulu, Narasiberita.co.id. – Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu terus memperkuat komitmennya sebagai kampus hijau (Green Campus) melalui penyediaan kawasan seluas sekitar 10 hektare yang akan dimanfaatkan sebagai lokasi penanaman pohon bagi calon pengantin.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu bersama Pemerintah Kota Bengkulu dan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai ekoteologi di tengah masyarakat.

Sebagai langkah awal, pada Selasa (28/07/2026), UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu melaksanakan pemetaan lokasi penanaman yang dilakukan oleh Kepala Bagian Umum UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Sri Ihsan, bersama Kepala Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Fadilah, S.Si., M.Si., C.EIA.

Pemetaan tersebut bertujuan memastikan pengelolaan kawasan dilakukan secara terencana sehingga mampu menjadi ruang hijau yang memiliki manfaat ekologis, edukatif, dan berkelanjutan.

Kepala Bagian Umum UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Sri Ihsan, mengatakan penyediaan kawasan hijau ini merupakan bagian dari upaya kampus dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus memperkuat implementasi program Green Campus dan Green Garden.

Pemetaan ini merupakan tahap awal untuk memastikan pengelolaan kawasan dilakukan secara terencana, terukur, dan berkelanjutan. UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu berkomitmen menjadikan kawasan ini sebagai ruang hijau yang memiliki nilai edukatif dan ekologis,” ujar Sri Ihsan.

Menurutnya, kawasan tersebut nantinya tidak hanya berfungsi sebagai lokasi penanaman pohon, tetapi juga menjadi laboratorium alam yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan, penelitian, serta literasi lingkungan bagi sivitas akademika maupun masyarakat.

Sementara itu, Kepala Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Fadilah, menegaskan bahwa program penanaman pohon bagi calon pengantin merupakan bagian dari gerakan ekologis yang berorientasi jangka panjang.

Program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan investasi lingkungan untuk masa depan. Melalui kolaborasi berbagai pihak, kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kelestarian alam adalah tanggung jawab bersama,” kata Fadilah.

Pelaksanaan program nantinya akan didampingi Kelompok Kerja (Pokja) Penyuluh Agama Kementerian Agama Kota Bengkulu serta melibatkan komunitas hijau dari kalangan mahasiswa.

Keterlibatan mahasiswa diharapkan mampu memperkuat peran generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung terwujudnya kampus yang hijau, lestari, dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi ini, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga berkontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Provinsi Bengkulu.

(Nrl)