Rektor UINFAS Bengkulu Ajak Ormawa Bangun Dialog Terbuka demi Transformasi Kampus

Bengkulu, Narasiberita.co.id.  Semangat keterbukaan, kolaborasi, dan penguatan komunikasi antara pimpinan kampus dengan mahasiswa mewarnai kegiatan Harmonisasi Pimpinan Menyapa, Mahasiswa Bicara yang digelar organisasi mahasiswa (Ormawa) Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UINFAS) Bengkulu, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna UINFAS Bengkulu itu mengusung tema “Memimpin dengan Integritas, Bergerak Berkolaborasi Mewujudkan Transformasi”.

Forum tersebut menjadi ruang dialog antara pimpinan universitas dan organisasi mahasiswa untuk membahas berbagai aspirasi serta penguatan sinergi dalam membangun kampus.

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UINFAS Bengkulu, Prof. Dr. H. Khairuddin, M.Ag., Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, para Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dari seluruh fakultas, serta perwakilan organisasi mahasiswa di lingkungan UINFAS Bengkulu.

Ketua pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar sebagai upaya menghilangkan kesan adanya “dinding pembatas” antara pimpinan kampus dan organisasi mahasiswa.

Melalui forum tersebut, mahasiswa diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka sekaligus membangun komunikasi yang lebih harmonis.

Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menyampaikan aspirasi dan berbagai persoalan yang selama ini dirasakan oleh ormawa. Kami juga menegaskan bahwa seluruh ormawa siap berkontribusi dalam memajukan kampus ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UINFAS Bengkulu, Prof. Dr. H. Khairuddin, M.Ag., menegaskan bahwa organisasi mahasiswa memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kepemimpinan, dan kemampuan manajerial mahasiswa.

Dunia organisasi mahasiswa sudah saya jalani sejak puluhan tahun lalu. Ormawa adalah wadah strategis untuk melatih kepemimpinan dasar sekaligus membentuk karakter,” kata Khairuddin.

Menurutnya, pengalaman berorganisasi menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi tantangan di dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat setelah menyelesaikan pendidikan.

Rektor juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang terbuka antara pimpinan kampus dan mahasiswa sebagai langkah menyelesaikan berbagai persoalan secara bijaksana.

Kami membuka ruang komunikasi seluas-luasnya. Jika ada persoalan, mari diselesaikan dengan cerdas dan kepala dingin. Seluruh pimpinan siap memfasilitasi,” tegasnya.

Senada dengan itu, Wakil Rektor II mengingatkan agar setiap aspirasi yang disampaikan mahasiswa dilakukan secara santun dan konstruktif sehingga mampu menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi semua pihak.

Silakan sampaikan aspirasi, namun tetap dengan kepala dingin dan tanpa emosi, agar solusi yang dihasilkan benar-benar membangun,” ujarnya.

Melalui kegiatan Harmonisasi Pimpinan Menyapa, Mahasiswa Bicara, UINFAS Bengkulu berharap terbangun budaya komunikasi yang lebih terbuka, partisipatif, dan kolaboratif antara pimpinan universitas dengan organisasi mahasiswa.

Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola kemahasiswaan sekaligus mendorong terwujudnya transformasi kampus yang lebih maju, inklusif, dan berintegritas.

(Nb)