SMAN 1 Gondangwetan Gandeng UNIWARA, Perkuat Pembinaan Siswa Hadapi Festival Inovasi Kewirausahaan

Pasuruan, Narasiberita.co.id.- SMAN 1 Gondangwetan memperkuat pembinaan dan pendampingan siswa dalam menghadapi Festival Inovasi Kewirausahaan Indonesia (FIKSI) melalui kerja sama dengan Fakultas Teknologi dan Sains Universitas PGRI Wiranegara (UNIWARA).

Kerja sama tersebut dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pembinaan dan Pendampingan Kegiatan Persiapan Lomba Festival Inovasi Kewirausahaan Indonesia (FIKSI).

Penandatanganan PKS dilakukan oleh Dekan Fakultas Teknologi dan Sains UNIWARA, Sapto Hadi Riono, M.Kom., sementara dari SMAN 1 Gondangwetan diwakili Wakasek Bidang Humas, Yuni Ernawati, S.Pd., M.Pd., bersama Tim Humas.

Melalui kerja sama ini, siswa SMAN 1 Gondangwetan akan mendapatkan pendampingan dan pembinaan secara lebih terarah dalam mempersiapkan diri mengikuti kompetisi kewirausahaan dan inovasi.

Ruang lingkup kerja sama mencakup sejumlah kegiatan, mulai dari pendampingan penyusunan proposal FIKSI, penyusunan laporan usaha, studi kelayakan bisnis, hingga analisis pasar.

Selain itu, siswa juga akan mendapatkan pelatihan penyusunan laporan keuangan sederhana. Pendampingan turut diarahkan pada pengembangan produk inovatif yang memanfaatkan potensi lokal sehingga memiliki nilai tambah dan peluang untuk dikembangkan menjadi produk usaha.

Dalam aspek pemasaran, program kerja sama tersebut mencakup pelatihan branding produk, digital marketing, serta pemasaran melalui media sosial dan marketplace. Siswa juga akan mendapatkan pendampingan dalam penyusunan video profil usaha dan materi presentasi bisnis.

Untuk meningkatkan kesiapan siswa menghadapi tahapan kompetisi, UNIWARA juga memberikan pendampingan berupa simulasi presentasi serta evaluasi proposal sebelum mengikuti proses seleksi FIKSI.

Pendampingan bahkan dapat dilanjutkan selama proses seleksi hingga pelaksanaan FIKSI apabila diperlukan.
Kolaborasi antara SMAN 1 Gondangwetan dan Fakultas Teknologi dan Sains UNIWARA ini diharapkan tidak hanya membantu siswa menghadapi kompetisi, tetapi juga memberikan pengalaman praktis dalam mengembangkan ide, mengelola usaha, menyusun perencanaan bisnis, hingga memasarkan produk.

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong lahirnya siswa yang kreatif, inovatif, memiliki kemampuan kewirausahaan, serta mampu melihat potensi di lingkungan sekitar sebagai peluang untuk menciptakan produk bernilai ekonomi.

Dengan adanya sinergi antara dunia pendidikan menengah dan perguruan tinggi, SMAN 1 Gondangwetan diharapkan mampu semakin memperkuat ekosistem pembelajaran berbasis inovasi dan kewirausahaan bagi para siswanya.

(Eka)

Tinggalkan Balasan