BAZNAS RI Berharap Bengkulu Jadi Contoh Nasional dalam Tata Kelola Zakat yang Akuntabel
Bengkulu, Narasiberita.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berharap Provinsi Bengkulu dapat menjadi contoh nasional dalam tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Harapan tersebut disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengawasan dan Pengendalian, Hj. Neyla Saida Anwar, M.H., M.Hum., saat menutup rangkaian verifikasi faktual calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Kaur dan Kota Bengkulu.
Kegiatan verifikasi faktual terhadap 10 calon pimpinan BAZNAS tersebut berlangsung pada Kamis (29/10/2026), bertempat di Kantor Wali Kota Bengkulu dan Media Center BAZNAS Provinsi Bengkulu.
Dalam kegiatan penutupan, Neyla didampingi Kepala Bagian Pembinaan Daerah BAZNAS RI, H. Putra Erianton, Lc.
Ia menyampaikan apresiasi atas kelancaran seluruh tahapan verifikasi serta antusiasme para calon pimpinan yang mengikuti proses tersebut.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian verifikasi faktual di Bengkulu, baik untuk Kota Bengkulu maupun Kabupaten Kaur, berjalan lancar. Kami melihat antusiasme dan potensi yang luar biasa. Kami pulang membawa harapan, semoga pimpinan yang terpilih nanti benar-benar menjaga amanah ini,” ujar Neyla.
Ia juga menitipkan dua pesan penting yang harus menjadi pedoman bagi pimpinan BAZNAS terpilih dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Pertama, seluruh pimpinan BAZNAS harus konsisten menerapkan prinsip 3 Aman, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Prinsip tersebut menjadi landasan utama dalam pengelolaan zakat.
“Kedua, BAZNAS ini bukan hanya lembaga yang menghimpun, tetapi juga harus menggerakkan. Zakat harus produktif dan mampu mengantarkan mustahik menjadi muzaki,” tegasnya.
Selain itu, Neyla mengungkapkan bahwa BAZNAS RI telah menyiapkan dukungan melalui 13 program unggulan yang digagas Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc.
Program tersebut diharapkan dapat direalisasikan di Bengkulu setelah pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan pelantikan pimpinan BAZNAS definitif.
“Insyaallah, setelah Rakorda dan pimpinan definitif dilantik, program-program unggulan BAZNAS Pusat akan kita turunkan ke Bengkulu. Tentu kita akan saring terlebih dahulu bersama BAZNAS Provinsi dan pemerintah daerah, mana yang paling dibutuhkan masyarakat Bengkulu,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran langsung jajaran BAZNAS RI ke Bengkulu.
Menurutnya, kehadiran pimpinan pusat tersebut merupakan bentuk perhatian sekaligus pembinaan terhadap penguatan kelembagaan BAZNAS di daerah.
Dengan berakhirnya tahapan verifikasi faktual tersebut, proses selanjutnya akan memasuki tahap penetapan dan pelantikan pimpinan BAZNAS Kota Bengkulu dan Kabupaten Kaur untuk masa jabatan periode 2026–2031.
Diharapkan, pimpinan yang nantinya terpilih mampu memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan penghimpunan dan pendistribusian zakat, serta mengembangkan program pemberdayaan ekonomi umat sehingga zakat benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















