Nahas, Balita Tewas Terjebak dalam Kebakaran Rumah di Rejang Lebong

Rejang Lebong, Narasiberita.co.id | Suasana duka mendalam menyelimuti Gang Rukun, Kelurahan Timbul Rejo, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Satu unit rumah warga hangus dilalap si jago merah pada Jumat (30/10/2026) subuh. Nahas, dalam peristiwa tersebut, seorang balita berusia satu tahun berinisial MEKA ditemukan meninggal dunia akibat terjebak di dalam kamar.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.30 WIB ini bermula ketika salah seorang tetangga korban, Ismunandar (58), hendak mengambil air wudhu untuk melaksanakan salat subuh.

Saksi tiba-tiba mencium bau benda terbakar dan melihat kobaran api sudah membesar di bagian belakang rumah milik Mashuri (65).

Saksi yang panik langsung keluar rumah dan berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Warga yang berdatangan segera berupaya memadamkan api secara bersama-sama sambil menggedor pintu rumah korban, namun tidak ada jawaban dari dalam.

Warga kemudian mencoba mendobrak pintu rumah. Tak lama berselang, seorang anak berinisial IAM (9) yang merupakan anak rekan penghuni rumah keluar menyelamatkan diri.

Karena situasi yang panik, anak tersebut berlari keluar tanpa menyampaikan informasi bahwa masih ada balita yang tertidur di dalam rumah. Warga lantas menghubungi petugas pemadam kebakaran dan pihak kepolisian.

Di tengah upaya pemadaman, pemilik rumah Mashuri bersama Juarni (65) dan Zalfira (7) tiba di lokasi setelah pulang dari pasar. Mereka langsung histeris begitu mengetahui balita bungsu di dalam keluarga tersebut belum berhasil dievakuasi.

Sekira pukul 05.30 WIB, api berhasil dijinakkan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi bersama warga dan personel kepolisian.

Usai api padam, petugas bersama warga melakukan penyisiran dan menemukan korban MEKA dalam kondisi meninggal dunia dengan luka bakar di bagian kamar tengah rumah. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP M. Hasan Basri, S.H., saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kebakaran maut tersebut. Pihaknya memastikan proses penyelidikan mendalam tengah dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti musibah ini.

“Benar, telah terjadi peristiwa kebakaran rumah yang mengakibatkan satu orang korban jiwa anak usia satu tahun di Kelurahan Timbul Rejo, Curup. Saat ini anggota kami telah melakukan olah TKP, meminta keterangan dari sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan instansi terkait. Dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting arus listrik dari bagian belakang rumah, namun penyelidikan lebih lanjut masih tetap berjalan,” ujar AKP M. Hasan Basri, S.H.

Dari hasil pendataan pihak kepolisian, diketahui bahwa saat kejadian sebagian besar penghuni sedang tidak berada di lokasi utama rumah. Pemilik rumah, Mashuri, tengah berada di kebun, sementara ibu korban (Nofitasari), nenek (Juarni), dan kakak korban (Zalfira) sedang pergi ke pasar.

Akibat insiden ini, satu unit rumah permanen mengalami kerusakan parah dengan estimasi kerugian materiel mencapai kurang lebih Rp150.000.000.

(Rian)

Tinggalkan Balasan