Ribuan Warga Natuna Tumpah Ruah Hadiri Permainan Rakyat HUT RI ke-81 di Pantai Piwang

Ket: Ribuan Warga Natuna Tumpah Ruah Hadiri Permainan Rakyat HUT RI ke-81 di Pantai Piwang (image/MZ)

Natuna, Narasiberita.co.id.  — Suasana Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, benar-benar bergelora. Mengusung slogan penuh semangat “Kompak, Ceria, Bersama Kita Bahagia!”,

Pemerintah Kabupaten Natuna, sukses menyulap kawasan ikonik Pantai Piwang menjadi lautan manusia dalam gelaran Pesta Permainan Rakyat, Senin (17/8/2026) siang.

Acara yang diinisiasi langsung oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan, dan Wakil Bupati Natuna, Jarmin, S.E., ini menjadi bukti nyata hadirnya pesta kemerdekaan yang inklusif, dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat di garda terdepan NKRI.

Sejak pukul 13.00 WIB, gemuruh sorak-sorai dan tawa renyah ratusan penonton sudah menggema memadati bibir pantai, menyaksikan para peserta beradu ketangkasan dalam berbagai lomba tradisional yang unik.

Kemeriahan pesta rakyat tahun ini semakin bermakna dengan dihadirkannya 5 kategori perlombaan yang dirancang untuk memupuk kebersamaan dan sportivitas warga:

Tarik Tambang (Dewasa Pria & Wanita): Adu urat dan kekuatan yang berlangsung sengit, memicu histeria dukungan dari masing-masing kubu suporter.

Balap Sarung (Dewasa Pria & Wanita): Lomba penuh tawa di mana para peserta harus melompat kompak di dalam sarung hingga garis finis.
Makan Kerupuk (SD & SMP): Keseruan anak-anak sekolah yang berjuang melahap kerupuk gantung tanpa bantuan tangan.

Anyam Ketupat (Dewasa Pasangan): Uji kesabaran, keahlian, dan kekompakan antarpasangan dalam merajut tradisi lokal.
Lomba Kukur Kelapa (Dewasa Pasangan): Kompetisi tradisional parut kelapa manual yang paling menyedot perhatian dan penuh memori masa lalu.

Antusiasme Pendaftaran hingga Puncak Pelaksanaan
Antusiasme warga Natuna sudah terasa sejak posko pendaftaran dibuka di Sekretariat Panitia Pantai Piwang pada Minggu (16/8) hingga Senin (17/8) pagi.

Mengingat slot peserta yang disediakan panitia sangat terbatas, warga langsung menyerbu meja pendaftaran demi bisa ikut meramaikan panggung sejarah agustusan tahun ini.

Jalannya perlombaan yang berlangsung hingga sore hari pukul 15.30 WIB ini sukses memberikan hiburan gratis yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat Ranai dan sekitarnya.

Ani (35), salah seorang masyarakat yang ikut antusias mengungkapkan kegiatan hari ini tidak jauh beda dengan kegiatan sebelumnya.

“Hari ini cuma gak ada panjat pinang, klaw lomba yang lainnya, ada”, pungkas perempuan beranak dua itu.

(Zani)

Tinggalkan Balasan