Akibat PLN Sering Padam Lumpuhkan Ilmu dan Ekonomi Natuna

Natuna, Narasiberita.co.id. – Kebijakan pemadaman listrik secara bergilir di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, hingga kini terus berlanjut.

Pemadaman bergilir ini telah berlangsung cukup lama sehingga mengkhawatirkan, karena mulai melumpuhkan berbagai sendi kehidupan masyarakat di wilayah perbatasan tersebut.

Dampak paling nyata dari carut-marutnya pasokan listrik ini dirasakan langsung oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Produktivitas dan pendapatan ekonomi warga merosot tajam akibat ketergantungan tinggi pada arus listrik yang tidak menentu.

Tak hanya memukul sektor ekonomi, pemadaman bergilir ini juga memicu keresahan sosial yang mendalam karena kerap terjadi di waktu-waktu krusial, seperti menjelang ibadah Magrib.

Warga di sejumlah perkampungan mengeluhkan mati totalnya aliran listrik saat anak-anak hendak mengaji dan belajar di rumah.

Kondisi serupa juga terjadi saat warga akan melaksanakan ibadah salat berjamaah di berbagai masjid dan musala.

Suasana gelap gulita di jam-jam ibadah tersebut dinilai sangat mengganggu kekhusyukan, kenyamanan, serta keamanan aktivitas keagamaan masyarakat setempat.

Masyarakat berharap jajaran manajemen PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ranai, untuk segera mengambil langkah taktis dan memberikan solusi konkret di lapangan.

Salah seorang pelaku usaha di Ranai, Uli, berharap pihak PLN, bersikap transparan mengenai kendala yang terjadi terkait krisisnya energi ini secara berlarut-larut tanpa kejelasan.

“Ini demi pulihnya aktivitas ekonomi dan sosial di Natuna,” ucap Uli, saat dikonfirmasi, Jumat (15/5/2026) sore. (Zani)

Tinggalkan Balasan