Minyak Goreng Bumi Merah Putih Jadi Sorotan, Teuku Zulkarnain Beri Penjelasan

Image: Waka 1 DPRD Provinsi Bengkulu Teuku Zulkarnain saat diwawancarai oleh wartawan

 

Bengkulu, Narasiberita.co.id – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, menegaskan bahwa minyak goreng Bumi Merah Putih yang belakangan menjadi sorotan masyarakat tidak memiliki masalah sebagaimana isu yang berkembang di tengah publik.

Menurut Teuku, minyak goreng Bumi Merah Putih diproduksi di pabrik yang sama yang mengeluarkan minyak goreng kita, yang telah lama beredar di pasaran.

Karena itu, ia menilai anggapan yang menyebut produk tersebut bermasalah tidak memiliki dasar yang jelas.

Tidak ada masalah dengan minyak goreng Bumi Merah Putih. Diproduksi di pabrik yang sama dengan minyak goreng lain yang beredar di masyarakat,” ujar Teuku dalam keterangannya. Kamis (14/05/2026).

Ia mengatakan, polemik yang berkembang saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh opini dan persepsi negatif sebagian pihak.

Bahkan, kunjungan Gubernur Bengkulu ke sejumlah daerah turut dikait-kaitkan dengan isu yang sebenarnya tidak memiliki hubungan sama sekali.

Teuku mencontohkan, ketika gubernur melakukan kunjungan kerja ke suatu daerah lalu di wilayah tersebut terjadi banjir atau bencana alam lainnya, hal itu tidak bisa serta-merta dikaitkan dengan kedatangan gubernur.

Kalau gubernur berkunjung ke suatu daerah kemudian terjadi banjir atau gempa, tentu itu bukan karena gubernur datang ke sana. Itu penilaian yang terlalu berlebihan,” katanya.

Menurutnya, Gubernur Bengkulu memiliki perhatian besar terhadap berbagai program maupun produk yang berkaitan dengan Bumi Merah Putih.

Hal itu, menjadi alasan gubernur turun langsung melihat kondisi di lapangan.

Beliau punya ketertarikan besar terhadap apa pun yang berkaitan dengan Bumi Merah Putih, sehingga beliau datang untuk melihat langsung,” jelasnya.

Teuku juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh opini yang belum tentu benar.

Ia menilai penilaian subjektif sering kali membuat sebuah persoalan terlihat negatif meskipun faktanya tidak demikian.

Kalau orang sudah benci, apa pun dianggap salah. Tapi kalau melihat secara objektif, tidak ada masalah dengan minyak goreng Bumi Merah Putih,” tutupnya. (Nh)

Tinggalkan Balasan