Diduga Korsleting Listrik, Rumah Papan di Rejang Lebong Ludes Terbakar, Uang Rp50 Juta dan Emas Hangus
Rejang Lebong, Narasiberita.co.id | Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah warga di Kelurahan Pasar Padang Ulak Tanding, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, pada Rabu (1/7/2026) malam.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 19.35 WIB ini diduga kuat dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik.
Rumah berbahan papan kayu tersebut diketahui milik seorang wiraswasta bernama Rini (35). Akibat kejadian ini, bangunan rumah beserta isinya ludes tak tersisa.
Kerugian materiil yang dialami korban meliputi satu unit sepeda motor Yamaha Mio, perhiasan emas seberat 4 gram, serta uang tunai sebesar Rp50 juta yang ikut hangus terbakar.
Berdasarkan laporan kronologis, peristiwa bermula ketika Rini melihat kepulan asap dan kobaran api muncul dari arah plafon kamar bagian belakang.
Menyadari bahaya yang mengancam, ia langsung bergegas menyelamatkan kedua anaknya, Inka dan Alifa, yang saat itu berada di dalam rumah.
Mendengar teriakan minta tolong, Inka bersama saksi lain bernama Ikang (26) dan warga sekitar langsung bergerak menuju titik api.
Dengan menggunakan peralatan seadanya, warga bahu-membahu mencoba memadamkan kobaran api. Sebagian warga lainnya segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan pihak PLN untuk mengamankan jalur kelistrikan.
Namun, karena material bangunan rumah didominasi kayu papan, api dengan cepat menjalar ke bagian dapur hingga menghanguskan seluruh area depan rumah.
Amukan si jago merah juga sempat merembet ke dinding dan atap rumah milik Aping (45), yang posisinya tepat bersebelahan dengan rumah Rini.
Beruntung, rumah tersebut dalam keadaan kosong sehingga barang-barang berharga di dalamnya berhasil diselamatkan, meski bangunannya mengalami kerusakan di bagian luar.
Kapolsek Padang Ulak Tanding, AKP Edi Hermanto Purba, S.H., M.H., mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
“Saat ini situasi sudah kondusif. Dugaan sementara penyebab kebakaran memang hubungan arus pendek listrik yang berasal dari plafon kamar. Kami mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada dan rutin melakukan pengecekan instalasi listrik di rumah masing-masing, terutama bagi pemilik bangunan berbahan kayu yang mudah terbakar, agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar AKP Edi Hermanto Purba saat dikonfirmasi, Kamis (2/7/2026).
Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah personel Polsek Padang Ulak Tanding bersama petugas Damkar dan warga setempat melakukan lokalisasi serta pemadaman total.
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Total kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta. (Rian)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















