Jalan ke Binjai Rusah Parah Pemda Minta Pemprov Beri Perhatian

Natuna, Narasiberita.co.id.–  Jalan menuju Binjai di Pulau Bunguran Besar, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, kondisinya disebut sudah hancur.

Kerusakan tersebut menjadi buah bibir warga karena jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat setempat, namun status pengelolaannya berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi.

Hal itu disampaikan salah seorang warga Ranai Kota, Halimah (34), saat melintasi jalan tersebut untuk menghadiri kegiatan tornamen olah raga yang diselenggarakan Desa Binjai, tidak lama ini.

“Sudah lama bang jalan ini rusak, pemerintah kayaknya gak peduli, kasian warga Bang,” ungkapnya dengan nada kesal.

Ditempat terpisah dijelaskan oleh Kepala Dinas PUPR, Kabupaten Natuna, Agus Supardi, di Pulau Bunguran Besar, terdapat empat status ruas jalan, yakni jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten, dan jalan luas status (jalan yang baru dibuka dan belum disahkan dengan Surat Keputusan Bupati).

Kata Supardi, rincian status jalan tersebut antara lain:

1. Jalan Provinsi
– Simpang Binjai ke Binjai
– Simpang Binjai ke Cemaga

2. Jalan Kabupaten
– Simpang Binjai ke SP 1
– Simpang SP 1 (Tewarto) ke Simpang Sungai Wulu
– Jalan dari SP 1 menuju Binjai (jalan dalam)

3. Jalan Nasional
– Simpang Sungai Wulu sampai ke Angkatan Laut
– Simpang Sungai Wulu sampai Cemaga
– Cemaga Ujung (Cemaga Subang 3) sampai Soal Alampah

Ditegaskan, ruas jalan yang kini dalam kondisi hancur dan paling dikeluhkan masyarakat adalah dari Simpang Binjai sampai ke Binjai, serta dari Simpang Binjai sampai ke Cemaga.

“Dan kedua ruas tersebut berstatus jalan provinsi,” bebernya.

“Setiap Musrenbang itu sudah kita usulkan melalui Pemerintah Kabupaten Natuna, mana ruas jalan untuk usulan nasional kita tindak lanjuti melalui BPJN, mana ruas jalan provinsi kita sampaikan ke Bappeda nanti Bappeda menyampaikan ke Musrenbang provinsi, sudah kita sampaikan. Sudah sering pak disampaikan,” katanya.

Namun demikian, pihaknya belum mengetahui urgensi dan kesediaan dana dari pihak provinsi untuk merealisasikan perbaikan jalan tersebut.

Kepala Dinas PUPR, Natuna, berharap pemerintah provinsi memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan provinsi yang bersetatus di Natuna.

“Karena kerusakan tersebut berdampak langsung pada mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di daerah pulau tersebut,” pintanya.

(Zani)

Tinggalkan Balasan