Ica Kusuma Hilang Saat Cari Kepiting di Pulau Sunyut, Basarnas Natuna Sisir Lokasi

NATUNA, Narasiberita.co.id. – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Natuna mengerahkan tim gabungan untuk mencari seorang nelayan pencari kepiting yang dilaporkan hilang misterius di perairan Pulau Sunyut, Kecamatan Pulau Laut, Kabupaten Natuna.

Korban diketahui bernama Ica Kusuma (40), warga setempat yang hingga kini belum kembali ke rumah.

Laporan kecelakaan laut ini diterima resmi oleh Basarnas pada Senin (18/5/2026) pukul 07.45 WIB dari Harianto, pihak keluarga korban.

Berdasarkan kronologi kejadian, korban berangkat menuju Pulau Sunyut bersama rekannya, Danil, pada Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 23.00 WIB untuk berburu kepiting.

Memasuki hari Senin dini hari sekira pukul 01.00 WIB, Danil telah selesai dan menunggu di tepi pantai. Karena korban tidak kunjung muncul, Danil memutuskan pulang terlebih dahulu.

Rasa cemas membuat Danil kembali ke lokasi awal pada pukul 02.00 WIB untuk menyisir area perpisahan mereka, namun keberadaan Ica gagal ditemukan.

Penyisiran Titik Koordinat Terakhir
Keluarga yang mendapat laporan langsung menghubungi Unit Siaga SAR Pulau Laut.

Rekan korban menyebutkan posisi terakhir mereka bersama berada di sekitar Pulau Sunyut pada koordinat 4° 39.678’N 107° 58.130’E, atau berjarak sekitar 4,9 kilometer dengan heading 114 derajat dari Unit Siaga SAR Pulau Laut.

Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat dengan langsung menerjunkan tim rescue ke lokasi kejadian perkara (LKP).

“Kami telah mengerahkan sejumlah unsur SAR yang terdiri dari Basarnas, TNI AL (Posal), Polsek, Koramil Pulau Laut, hingga potensi masyarakat. Kita upayakan pencarian secara intensif di titik koordinat terakhir korban terlihat dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh unsur di lapangan,” tegas Abdul Rahman.

Operasi penyelamatan ini menggunakan satu unit Landing Craft Rubber (LCR) milik Basarnas serta dibantu oleh kapal pompong milik nelayan sekitar.

Tim di lapangan harus berhadapan dengan prakiraan cuaca BMKG yang terpantau berawan hingga berpotensi hujan sedang, kecepatan angin mencapai 5 knot dari arah barat, serta tinggi gelombang laut yang berkisar 1,3 meter.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian berskala besar masih terus berlangsung di sekitar perairan Pulau Sunyut.

“Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar pencarian segera menemukan titik terang dan korban dapat diselamatkan dalam kondisi sehat,” pungkas Abdul Rahman.

Basarnas juga mengimbau bagi nelayan atau kapal yang melintas di sekitar perairan Pulau Laut untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda atau benda yang berkaitan dengan keberadaan korban.

Tinggalkan Balasan