Asah Ketangkasan, Personel Polres Rejang Lebong Gelar Latihan Menembak di Mako Brimob
Rejang Lebong, Narasiberita.co.id | Dalam upaya memperkuat profesionalisme dan kesiapsiagaan personel di lapangan, Polres Rejang Lebong menggelar latihan peningkatan kemampuan menembak pada Selasa (12/5/2024).
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tembak Mako Brimob Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Bengkulu ini dimulai sejak pukul 08.30 WIB.
Latihan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Rejang Lebong, AKBP Florentus Situngkir, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Kompol Risdianta, S.H., M.H., jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, serta personel dari berbagai satuan di lingkungan Polres Rejang Lebong.
Kapolres Rejang Lebong, AKBP Florentus Situngkir, menegaskan bahwa latihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan kewajiban bagi setiap personel untuk mengasah tanggung jawab dalam menjalankan perintah pimpinan. Menurutnya, kemampuan penguasaan senjata api (senpi) sangat krusial bagi anggota Polri yang bertugas di lapangan.
“Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel agar mampu melakukan tindakan yang tegas dan terukur. Kami ingin meminimalisasi potensi pelanggaran maupun kesalahan prosedur dalam penggunaan senpi saat bertugas,” ujar AKBP Florentus di sela-sela kegiatan.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar disiplin mengikuti instruksi pelatih demi mendapatkan hasil maksimal dan, yang paling utama, menjaga faktor keamanan selama latihan berlangsung.
Dalam sesi latihan kali ini, Polres Rejang Lebong bekerja sama dengan instruktur ahli dari Batalyon A Pelopor Sat Brimob Bengkulu, AKP Jhonner Sidabutar. Para personel dibekali dengan dua jenis senjata api, yakni senjata laras pendek jenis Revolver dan Pistol HS-9.
AKP Jhonner Sidabutar memberikan arahan teknis yang mencakup:
Prosedur Standar Operasional (SOP): Penjelasan mengenai posisi menembak yang benar, cara memegang senjata, hingga protokol keamanan.
Skema Penilaian: Menembak dengan jarak 7 meter menggunakan 10 butir amunisi, terdiri atas 2 butir untuk zeroing atau penyesuaian, serta 8 butir untuk penilaian.
“Setiap peserta wajib mengikuti aba-aba instruktur, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga pengakhiran latihan. Keamanan adalah prioritas utama dalam setiap penggunaan senjata api,” tegas AKP Jhonner.
Kegiatan yang diikuti jajaran personel Polres dan Polsek tersebut berakhir pada pukul 12.15 WIB. Seluruh rangkaian latihan dilaporkan berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Melalui pembinaan rutin seperti ini, Polres Rejang Lebong berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta pengamanan bagi masyarakat. (Rian)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















