Membentuk Generasi Emas, Ratusan Atlet Pencak Silat Padati Kejuaraan BNN di Rejang Lebong

Rejang Lebong, Narasiberita.co.id | Gelanggang Olahraga (GOR) Curup mendadak riuh oleh sorak-sorai ratusan atlet bela diri. Sebanyak 310 pesilat dari 23 kontingen yang berasal dari Provinsi Bengkulu dan Jambi resmi memulai laga dalam ajang BNN Championship 2026.

Kompetisi yang berlangsung selama dua hari, 25–26 April 2026 ini, bukan sekadar ajang adu fisik, melainkan simbol perlawanan generasi muda terhadap ancaman narkotika.

Hadir membuka acara secara langsung, Kepala BNN Provinsi Bengkulu, Brigjen Pol. Roby Karya Adi, S.I.K., M.H., menekankan bahwa pencak silat memiliki filosofi yang sejalan dengan misi pencegahan narkoba.

Menurutnya, karakter disiplin dan mentalitas kuat yang diajarkan dalam silat adalah “benteng” terbaik bagi pemuda.

 “Peredaran gelap narkoba saat ini sudah masuk fase mengkhawatirkan, merambah dari kota hingga pelosok desa. Karena mayoritas penggunanya adalah anak muda, maka mereka pula yang harus menjadi garda terdepan dalam pencegahan,” tegas Brigjen Pol. Roby dalam sambutannya di GOR Curup, Sabtu (25/4/2026).

Senada dengan hal tersebut, Staf Ahli Bupati Rejang Lebong, Taman, S.P., M.Si., yang hadir mewakili pemerintah daerah, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif BNN menggelar kejuaraan di tanah Bumi Pat Petulai.

Ia menilai kegiatan positif seperti ini efektif untuk mengarahkan energi remaja ke jalur prestasi.

Menang atau kalah itu hal biasa dalam pertandingan. Yang utama adalah bagaimana even ini memupuk sportivitas dan semangat pantang menyerah. Kami ingin menunjukkan bahwa pemuda kita aktif berprestasi dan bersih dari pengaruh negatif narkoba,” ujar Taman.

Ia juga menitipkan pesan khusus kepada para wasit dan juri agar memimpin laga dengan profesional dan adil, demi menjaga integritas kompetisi.

Prosesi pembukaan kejuaraan ini berlangsung khidmat sekaligus meriah. Pembukaan ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional Dol secara serentak oleh:

  • Brigjen Pol. Roby Karya Adi (Kepala BNNP Bengkulu)
  • AKBP Florentus Situngkir (Kapolres Rejang Lebong)
  • Mayor Inf. Asriwuri Hendra Dewa (Kasdim 0409)
  • Taman, S.P., M.Si. (Staf Ahli Bupati)
  • Hopalara (Ketua IPSI Provinsi Bengkulu)

Acara kemudian dilanjutkan dengan peragaan jurus pencak silat yang memukau para hadirin, serta penyerahan cinderamata dan pembagian medali bagi kategori pesilat juara yang telah merampungkan laga pembuka.

Kejuaraan bertajuk “Pencak Silat sebagai Wadah Mewujudkan Generasi Emas yang Kuat, Cerdas, dan Bersih dari Narkoba” ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi yang tidak hanya tangguh di atas matras, tetapi juga menjadi duta antinarkoba di lingkungan mereka masing-masing. (Rian)

Tinggalkan Balasan