Polda Bengkulu Gelar FGD SIKAPOR, Dorong Pengadaan Kapor yang Transparan dan Efektif

Ket: Polda Bengkulu menggelar Focus Group Discussion (FGD) (image/nb)

Bengkulu, Narasiberita.co.id. – Polda Bengkulu menggelar Focus Group Discussion (FGD) Sistem Informasi Pengadaan Kapor (SIKAPOR) sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola pengadaan perlengkapan perorangan (Kapor) bagi personel Polri.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (1/10/2026) bertempat di Ruang Command Center Polda Bengkulu dan diikuti oleh sejumlah pejabat serta personel terkait yang memiliki tugas dan tanggung jawab dalam bidang logistik dan pengadaan.

FGD SIKAPOR menjadi wadah untuk membahas penerapan sistem informasi dalam proses pengadaan Kapor, mulai dari perencanaan kebutuhan, pengusulan, pengadaan hingga pengelolaan dan pendistribusian kepada personel.

Karo Logistik Polda Bengkulu Kombes Pol. Aprianto Suseno, S.I.K. mengatakan, pemanfaatan sistem informasi dalam proses pengadaan merupakan langkah penting untuk mewujudkan pengelolaan logistik yang semakin tertib, efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Melalui SIKAPOR ini kita ingin memastikan proses pengadaan Kapor dapat berjalan lebih terarah, mulai dari perencanaan kebutuhan sampai dengan pendistribusiannya. Setiap tahapan harus dilaksanakan secara tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Kombes Pol. Aprianto.

Menurutnya, kebutuhan perlengkapan personel merupakan salah satu bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Ketersediaan Kapor yang sesuai kebutuhan dan tepat waktu diharapkan dapat menunjang kesiapan personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain membahas aspek teknis sistem informasi, FGD tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang selama ini mungkin muncul dalam proses pengadaan dan pendistribusian Kapor. Dengan demikian, solusi yang dihasilkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Polda Bengkulu berharap melalui penerapan sistem informasi tersebut, pengelolaan pengadaan Kapor dapat semakin transparan, terukur dan efisien. Selain mendukung tertib administrasi, sistem tersebut diharapkan mampu memperkuat akuntabilitas pengelolaan logistik serta memastikan kebutuhan perlengkapan personel dapat terpenuhi secara optimal guna mendukung pelaksanaan tugas Polri.

(Nb)

Tinggalkan Balasan