Perkuat Layanan Kesehatan: Bupati Rusdi Tekankan Disiplin dan Targetkan RSUD Baru di Wilayah Selatan
PASURUAN, Narasiberita.co.id, – Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo (Mas Rusdi), memberikan pengarahan tegas kepada seluruh Kepala Puskesmas (Kapus) se-Kabupaten Pasuruan dalam acara penyerahan Surat Keputusan (SK) di Auditorium Mpu Sindok, Rabu (29/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati menekankan bahwa tenaga kesehatan adalah pelayan masyarakat yang harus menempatkan profesionalisme dan keramahan sebagai prioritas utama.
Untuk memperluas jangkauan layanan, Mas Rusdi mengungkapkan rencana strategis pembangunan infrastruktur kesehatan baru guna melengkapi fasilitas yang sudah ada:
RSUD Baru: Pemerintah daerah berencana membangun satu RSUD di wilayah selatan Kabupaten Pasuruan pada tahun depan (2027).
Langkah ini diambil untuk memeratakan akses layanan rujukan bagi warga di area pegunungan dan sekitarnya.
Fasilitas Eksisting: Saat ini Pasuruan telah didukung oleh 33 Puskesmas Induk, RSUD Bangil, dan RSUD Grati. Bupati meminta puskesmas pembantu (Pustu) juga terus dimaksimalkan fungsinya.
Dengan status Universal Health Coverage (UHC) yang telah dicapai Kabupaten Pasuruan, Mas Rusdi menegaskan bahwa urusan biaya seharusnya tidak lagi menjadi kendala bagi warga untuk berobat.
Sebagai bentuk akuntabilitas, Dinas Kesehatan menetapkan 10 indikator kinerja bagi para Kepala Puskesmas. Bupati menegaskan bahwa indikator ini adalah bentuk komitmen dan kehormatan dalam menjalankan tugas.
”Panjenengan dikasih tugas itu merupakan suatu tantangan, suatu kehormatan. Harus dilaksanakan dengan baik. Kalau tidak, ya diganti dulu, diganti orang lain yang mampu,” tegas Mas Rusdi.
Bupati juga memberikan instruksi khusus terkait manajemen internal di lingkungan Puskesmas:
Ketegasan Pemimpin: Kepala Puskesmas diminta tidak ragu melaporkan staf yang melanggar disiplin agar sistem kerja semakin sehat.
Garda Terdepan: Puskesmas harus menjadi wajah pemerintah yang ramah dan solutif bagi masyarakat.
Zero Complaint: Bupati menargetkan tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait pelayanan yang lambat atau kurang ramah di tingkat dasar. (Eka)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















