Pencabutan Nomor Urut Calon Anggota BPD Desa Tebat Monok, 12 Kandidat Siap Berebut 9 Kursi
Kepahiang, Narasiberita.co.id. – Panitia Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Tebat Monok, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, melaksanakan kegiatan pencabutan nomor urut calon anggota BPD periode 2026–2034 pada Rabu, 24 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Tebat Monok tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pemilihan anggota BPD yang akan mewakili aspirasi masyarakat selama delapan tahun ke depan.
Pencabutan nomor urut dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh panitia, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta seluruh calon yang telah dinyatakan memenuhi persyaratan.
Tahapan pencabutan nomor urut merupakan bagian dari mekanisme pemilihan BPD yang dilaksanakan secara transparan dan demokratis.
Sebanyak 12 calon anggota BPD resmi mengikuti proses pencabutan nomor urut. Nomor urut yang diperoleh nantinya akan digunakan sebagai identitas calon dalam seluruh tahapan sosialisasi hingga pemungutan suara.
Ketua panitia pemilihan menyampaikan bahwa seluruh proses berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Dengan telah dilaksanakannya pencabutan nomor urut, para calon kini memasuki tahapan sosialisasi kepada masyarakat guna memperkenalkan visi, misi, serta komitmen mereka dalam membangun Desa Tebat Monok.
Dari total 12 calon yang bertarung dalam pemilihan BPD periode 2026–2034 tersebut, nantinya akan dipilih 9 orang anggota BPD yang akan menduduki kursi perwakilan masyarakat Desa Tebat Monok.
Pemerintah desa berharap seluruh rangkaian pemilihan dapat berlangsung aman, damai, dan kondusif.
Masyarakat juga diharapkan dapat menggunakan hak pilihnya secara bijak demi menghasilkan anggota BPD yang mampu memperjuangkan aspirasi warga serta mendukung pembangunan desa yang lebih maju dan sejahtera.
Pemilihan anggota BPD Desa Tebat Monok periode 2026–2034 dijadwalkan menjadi momentum penting dalam memperkuat partisipasi masyarakat dan mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik.
(febyadedo)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















