Dibiarkan Kupak-Kapik Jalan Parah Binjai Natuna Ancam Nyawa Pengendara?

Natuna, Narasiberita.co.id.  — Keluhan miring mengenai buruknya infrastruktur jalan di Kabupaten Natuna kembali mencuat. Kali ini, para pengguna jalan mendesak pemerintah untuk segera memperbaiki ruas jalan utama di wilayah Binjai, yang kondisinya rusak parah dan terkesan ditelantarkan selama bertahun-tahun tanpa ada sentuhan perbaikan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan jalan ini terbilang sangat membahayakan. Lapisan aspal tampak terkelupas lebar, menyisakan lubang-lubang dalam serta permukaan yang bergelombang tajam di tengah-tengah jalur perlintasan.

Kondisi ini memaksa para pengendara sepeda motor maupun mobil untuk ekstra waspada dan saling berebut lajur yang aman, sehingga rawan memicu kecelakaan lalu lintas, terutama saat malam hari atau ketika diguyur hujan deras.

Sejumlah warga dan pengguna jalan yang kerap melintasi jalur Binjai, mengaku sudah sangat jenuh dengan kondisi jalan yang tidak kunjung mulus.

Status kewenangan jalan tersebut apakah merupakan jalan milik Kabupaten Natuna, atau jalan Provinsi Kepulauan Riau, bukan menjadi urusan utama bagi rakyat kecil.

Masyarakat hanya menuntut hak mereka untuk mendapatkan fasilitas transportasi yang layak dan aman.

“Sudah bertahun-tahun kondisinya kayak gini saja, dibiarkan kupak-kapik. Kami masyarakat tidak mau tahu ini jalan punya provinsi atau kabupaten. Pokoknya kami mau jalan ini segera diperbaiki sebelum ada korban jiwa berjatuhan,” cetus salah seorang pengendara setempat dengan nada kesal, Rabu (26/8/2026).

Jalur Binjai sendiri merupakan salah satu urat nadi transportasi yang krusial untuk mobilitas masyarakat dalam mengurus roda ekonomi, akses kesehatan, hingga pendidikan antarkecamatan di Pulau Natuna Besar.

Menanti Respons Cepat Dinas PU
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) tingkat kabupaten maupun provinsi terkait kepastian status penganggaran perbaikan untuk jalan lintas Binjai tersebut.

Masyarakat berharap, dengan mencuatnya keluhan ini, instansi terkait tidak saling lempar tanggung jawab dan segera menurunkan tim ke lapangan guna melakukan penambalan darurat atau pengaspalan ulang secara menyeluruh. Infrastruktur jalan yang mantap adalah cerminan dari hadirnya negara dalam menjamin keselamatan warganya di wilayah perbatasan NKRI.

(Zani)

Tinggalkan Balasan