“Tak Lagi Sekadar Janji! PUPR Provinsi Bengkulu Mulai Benahi Jalan Tangsi Baru hingga Bogor Baru”

Ket: PUPR Provinsi Bengkulu Mulai Benahi Jalan Tangsi Baru hingga Bogor Baru (image/Febi)

Kepahiang, Narasiberita.co.id. — Kabar gembira bagi warga sepanjang ruas jalan Desa Tangsi Baru, Desa Tangsi Duren (Kecamatan Kabawetan), hingga Desa Bogor Baru (Kecamatan Kepahiang).

Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah mulai melaksanakan perbaikan jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Yasiruddin, ST, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Jumat (28/8/2026), menyatakan bahwa pekerjaan perbaikan sudah berjalan.

“Pekerjaan sudah dimulai dari titik yang paling parah, tepatnya mulai dari bawah Batang Besar, Desa Tangsi Baru,” ungkap Yasiruddin.

Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan ini berupa rehabilitasi jalan yang direncanakan menjangkau hingga Desa Tangsi Duren, Kecamatan Kabawetan. Upaya ini menyusul permintaan dan peninjauan langsung dari Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi dan Aji, yang sebelumnya mendesak penanganan beberapa titik jalan dalam kondisi rusak dan berlubang.

Perwakilan pelaksana teknis Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Sujiwo, membenarkan kepada awak media di lokasi pada 28 Agustus 2026 bahwa perbaikan dilakukan bertahap.

“Tahap pertama kita tutup lubang-lubang terlebih dahulu, baru tahap kedua dilakukan pengaspalan dan pelapisan ulang,” jelas Sujiwo.

Rute perbaikan akan membentang dari Desa Tangsi Duren menuju Desa Bogor Baru, menyambung akses antar-kecamatan yang selama ini sulit dilalui.

Masyarakat menyambut baik langkah ini dan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu dan Dinas PUPR atas perhatiannya. Kehadiran awak media dari NARASIBERITA.co.id yang turun langsung menelusuri kondisi jalan dan mengonfirmasi ke pihak terkait juga diapresiasi warga karena membantu mempercepat tindak lanjut perbaikan.

Kini warga berharap pekerjaan berjalan lancar, tuntas, dan terawat agar akses transportasi serta distribusi hasil bumi antar-desa menjadi lebih lancar dan aman.

(febyadedo)

Tinggalkan Balasan