Sirnas B 2026 Resmi Ditutup, Pemprov Bengkulu Berharap Jadi Tuan Rumah Sirnas A Tahun Depan
Bengkulu, Narasiberita.co.id. — Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) B 2026 resmi ditutup oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, di Gedung Sportatorium Kampus IV UniversitasBerharap Jadi Tuan Rumah Sirnas A Tahun Depan Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Sabtu (22/8/2026).
Herwan Antoni hadir mewakili Gubernur Bengkulu dalam acara penutupan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) yang telah memberikan kepercayaan kepada Provinsi Bengkulu sebagai tuan rumah Sirnas B 2026.
Menurut Herwan, kepercayaan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus memberikan dampak positif bagi Provinsi Bengkulu, terutama dalam memperkenalkan daerah melalui event olahraga berskala nasional.
“Alhamdulillah, Bengkulu Bumi Merah Putih ditunjuk langsung oleh PBSI pusat untuk menjadi tuan rumah Sirnas B 2026. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan olahraga bertaraf nasional di Bumi Merah Putih,” ujar Herwan.
Ia juga mengapresiasi Pengprov PBSI Bengkulu yang dinilai berhasil menyelenggarakan Sirnas B 2026 dengan baik dan meriah.
Herwan menilai pelaksanaan kejuaraan tersebut tidak hanya berdampak terhadap perkembangan olahraga bulutangkis, tetapi juga turut mendukung citra Provinsi Bengkulu di tingkat nasional.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pengprov PBSI Bengkulu karena sukses menjalankan acara yang sangat bagus untuk citra Bengkulu di kancah nasional,” katanya.
Berharap Bengkulu Jadi Tuan Rumah Sirnas A
Kesuksesan penyelenggaraan Sirnas B 2026 menjadi modal bagi Provinsi Bengkulu untuk kembali mengajukan diri sebagai tuan rumah kejuaraan dengan level yang lebih tinggi.
Herwan berharap pada tahun depan Bengkulu mendapatkan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah Sirnas A.
“Dengan sukses dan lancarnya kegiatan Sirnas B 2026, tentunya kami Provinsi Bengkulu berharap untuk tahun depan Bengkulu dapat jatah untuk menyelenggarakan Sirnas A,” tegasnya.
Harapan tersebut mendapat respons positif dari Ketua Umum Pengprov PBSI Bengkulu, Soeharto. Ia menyebut keberhasilan penyelenggaraan Sirnas B 2026 tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, PBSI, panitia pelaksana, serta para sponsor.
“Kami PBSI Bengkulu sangat berterima kasih atas dukungan Pemerintah Daerah yang telah membantu menyukseskan acara ini. Kami juga berharap apa yang disampaikan Sekda tadi bisa terealisasi. Untuk tahun depan kita kebagian jatah Sirnas A di Bengkulu,” kata Soeharto.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mendorong perkembangan bulutangkis di Bengkulu, baik dari sisi penyelenggaraan event maupun pembinaan atlet daerah.
Dengan berakhirnya Sirnas B 2026, PBSI Bengkulu berharap pengalaman sebagai tuan rumah dapat menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan sekaligus memperkuat pembinaan atlet bulutangkis di daerah.
Pemerintah Provinsi Bengkulu pun optimistis event olahraga berskala nasional dapat kembali digelar di Bumi Merah Putih pada tahun mendatang.
(Nb)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















