Sinergi Dinsos Probolinggo dan Kemenkes Salurkan Bantuan Kambing untuk 29 Warga Tegalsiwalan
Probolinggo, Narasiberita.co.id- Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo berkolaborasi dengan Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta (Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial RI) menyalurkan bantuan sosial produktif berupa ternak kambing kepada 29 Penerima Manfaat (PM) di wilayah Kecamatan Tegalsiwalan, Selasa (7/7/2026).
Intervensi stimulan ini diterjunkan bukan sebagai jaring pengaman sosial konsumtif biasa, melainkan sebagai bagian dari cetak biru program pemberdayaan ekonomi lokal guna memutus mata rantai kemiskinan dan meningkatkan kemandirian fiskal keluarga.
Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo, Rachmad Hidayanto, melalui Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Samsul Hadi, menegaskan bahwa pemilihan bantuan berupa hewan ternak ini telah melalui pertimbangan karakteristik wilayah Tegalsiwalan yang memiliki ketersediaan pakan melimpah.
Pemerintah daerah ingin menggeser pola pikir masyarakat dari sekadar menerima bantuan tunai komparatif menjadi pengelola usaha peternakan mandiri.
“Bantuan ternak kambing ini merupakan salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat. Harapan kami, bantuan ini tidak hanya dimanfaatkan sebagai aset diam, tetapi benar-benar dipelihara, dikawinkan, dan dikembangkan sehingga mampu menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi keluarga,” urai Samsul Hadi.
Samsul mengingatkan bahwa indikator keberhasilan program ini sepenuhnya bertumpu pada integritas, komitmen, dan ketelatenan para penerima manfaat dalam merawat hewan ternak tersebut. Dinsos melarang keras adanya pemindahtanganan, penjualan sepihak, atau penyembelihan dini terhadap kambing-kambing stimulan tersebut sebelum berkembang biak.
Pemerintah daerah memproyeksikan kolaborasi ini sebagai modal awal (seed capital) bagi warga rentan untuk merintis klaster peternakan rakyat yang produktif di tingkat desa.
“Kami berharap para penerima manfaat memiliki etos kerja untuk mengembangkan ternak ini. Jika dikelola dengan manajemen pakan dan kandang yang baik, kambing yang diterima dapat beranak-pinak dan menjadi bantalan ekonomi yang kuat saat keluarga membutuhkan biaya besar,” jelasnya.
Lebih lanjut, Samsul menambahkan bahwa kemitraan strategis dengan Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta membuktikan bahwa penanganan isu sosial di daerah membutuhkan dukungan anggaran dan fasilitasi dari pemerintah pusat.
Ke depan, Dinsos berkomitmen memperluas jangkauan replikasi program sejenis ke kecamatan lain dengan basis komoditas yang disesuaikan potensi wilayah.
Dengan adanya pengawasan berkala dari pendamping rehabilitasi sosial di lapangan, Pemkab Probolinggo optimistis tingkat kesejahteraan masyarakat miskin ekstrem dapat terdongkrak secara bertahap melalui skema usaha produktif yang mandiri. (Eka)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















