Pilkades PAW di Tiga Desa Rejang Lebong Tuntas, Berlangsung Aman dan Kondusif

Rejang Lebong, Narasiberita.co.id | Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, yang digelar serentak pada Selasa (28/4/2026) sejak pukul 08.00 WIB, berlangsung lancar hingga selesai sekitar pukul 14.45 WIB.

Proses pemungutan hingga penghitungan suara di tiga desa berjalan tertib tanpa adanya gangguan yang berarti, dengan pengamanan dan monitoring langsung dari jajaran Polres Rejang Lebong.

Di Desa Duku Ilir, Kecamatan Curup Timur, calon nomor urut 3, Ali, meraih suara terbanyak dengan 103 suara.

Sementara itu, Z. Herni HD memperoleh 94 suara dan Fauzi Oskandar mendapatkan 74 suara.

Di Desa Air Kati, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Sapton unggul dengan 149 suara, mengalahkan Arpan yang memperoleh 109 suara.

Di Desa Belumai I, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Hengki Adi Saputra meraih kemenangan dengan 230 suara, sedangkan Suwito memperoleh 95 suara.

Pengawasan kegiatan dilakukan langsung oleh Wakapolres Rejang Lebong Kompol Risdianta, S.H., M.H. bersama sejumlah pejabat utama Polres, termasuk Kabag Ops, Kasat Samapta, Kasat Intelkam, Kasat Binmas, dan Kasi Propam.

Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup guna memastikan seluruh tahapan berjalan aman.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tidak terdapat keberatan signifikan dari pihak calon ataupun saksi.

Meski demikian, tahapan Pilkades PAW masih berlanjut pada proses administrasi dan penetapan oleh panitia serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Rejang Lebong.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir, S.I.K., M.H. melalui Kasi Humas AKP M. Hasan Basri, S.H., menyampaikan bahwa situasi kamtibmas selama pelaksanaan Pilkades PAW terpantau aman dan terkendali.

Secara umum pelaksanaan pemilihan berjalan tertib dan kondusif. Kami mengapresiasi seluruh pihak, baik panitia, masyarakat, maupun para calon yang telah menjaga situasi tetap damai,” ujarnya.

Polres Rejang Lebong juga telah melakukan langkah antisipatif melalui pemetaan potensi kerawanan serta koordinasi intensif dengan panitia dan para pihak terkait.

Upaya deteksi dini, patroli dialogis, serta pendekatan kepada para kandidat dan pendukung terus dilakukan guna mencegah potensi konflik pasca pemungutan suara.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan tidak terprovokasi, baik oleh isu maupun perbedaan pilihan. Langkah preventif akan terus ditingkatkan hingga seluruh tahapan Pilkades PAW dinyatakan selesai secara resmi.(Rian)

Tinggalkan Balasan