Genggong Go Green 2026: Ribuan Goweser Padati Ponpes Zaha, Bupati Haris Ajak Jadikan Sepeda sebagai Lifestyle
PROBOLINGGO-Jatim, Narasiberita.co.id-Semangat menjaga kelestarian alam berpadu dengan olahraga tersaji dalam gelaran tahunan Genggong Go Green Carnival 2026, Minggu (19/4/2026).
Ribuan pesepeda dari berbagai penjuru daerah memadati halaman P5 Pondok Pesantren (Ponpes) Zainul Hasan (Zaha) Genggong, Desa Karangbong, untuk mengikuti edisi ketujuh ajang kampanye lingkungan tersebut.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris (Gus Haris), bersama jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Ugas Irwanto, Kepala Kantor Kemenag Samsur, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari saat memadati titik start dan finish. Panitia menyediakan tiga kategori jalur untuk mengakomodasi berbagai jenis pesepeda, mulai dari jalur Mountain Bike (MTB) yang menantang, Fun Bike untuk keluarga, hingga Road Bike bagi pecinta kecepatan.
Pelepasan peserta ditandai dengan pengibaran bendera oleh Bupati Haris, sesaat setelah menerima bendera simbolis dari komunitas Bike To Work Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan bersepeda ke tempat kerja.
Dalam sambutannya, Bupati Haris menekankan bahwa menjaga alam bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban mutlak lintas generasi. Ia mengingatkan bahwa keberadaan alam saat ini bukanlah sekadar warisan masa lalu.
“Jika hari ini kita menjaga alam, maka besok alam akan menjaga kita. Alam ini bukan warisan nenek moyang, tetapi titipan dari anak cucu kita yang harus kita rawat sebaik-baiknya,” tegas Bupati Haris.
Selain aspek lingkungan, Gus Haris mendorong para goweser untuk tidak menjadikan bersepeda sebagai kegiatan seremonial belaka. Ia berharap bersepeda bertransformasi menjadi bagian dari identitas dan gaya hidup sehari-hari masyarakat Probolinggo.

Dua Fokus Utama Ajakan Bupati:
Lifestyle Berkelanjutan: Menggunakan sepeda untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk berangkat kerja, guna mengurangi polusi.
Investasi Kesehatan: Menjadikan olahraga sepeda sebagai ikhtiar menjauhkan diri dari penyakit tidak menular seperti kolesterol dan hipertensi.
“Saya titip kepada semua goweser, jangan pernah tinggalkan sepeda kalian. Jadikan ini sebagai lifestyle. Memang butuh proses, tapi dengan konsistensi, kita bisa menciptakan budaya hidup sehat sekaligus menjaga lingkungan,” tambahnya.
Kegiatan Genggong Go Green ini semakin mempertegas peran pesantren tidak hanya sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga sebagai pelopor gerakan sosial dan lingkungan di Kabupaten Probolinggo.
Bupati Haris menutup sambutannya dengan memberikan apresiasi tinggi kepada panitia dan seluruh elemen yang terlibat. Ia berharap semangat dari Genggong ini dapat menular ke wilayah lain di Probolinggo demi mewujudkan daerah yang lebih hijau dan masyarakat yang lebih bugar.(Eka)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















