Ditengah Kabut Asap Camat Bungtim Syuparman Imbau Warga Jaga Kesehatan
Natuna, Narasiberita.co.id. — Langit di seputaran Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), kembali diselimuti mendung putih yang tak biasa.
Dalam beberapa hari terakhir, kabut asap teramati semakin menebal dan mulai mengusik kesegaran udara yang biasa dihirup oleh warga.
Menanggapi kondisi yang kurang bersahabat ini, Camat Bunguran Timur, Syuparman, mengetuk hati seluruh elemen masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dan kesehatan bersama.
Saat dikonfirmasi pada Sabtu (10/10/2026) pagi, Syuparman, menyampaikan rasa prihatin sekaligus kepeduliannya yang mendalam terhadap kondisi kesehatan warga, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.
“Kita sadari beberapa hari ini udara kita sedang tidak sehat karena kabut asap yang kian menebal. Harapan terbesar saya, mari kita bersama-sama memperketat penjagaan terhadap kesehatan diri dan keluarga tercinta,” ujar Syuparman.
Sebagai langkah perlindungan dini, Syuparman, mengajak para orang tua untuk lebih membatasi kegiatan buah hati mereka di luar ruangan.
Kondisi udara yang diselimuti partikel asap dinilai dapat mengganggu pernapasan anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.
“Jika memang situasi ke depan menuntut demi kebaikan dan kesehatan anak-anak kita, kalaw perlu Belajar dari Rumah (BDR) saja,” pintanya.
Tidak hanya sekadar mengimbau penanganan kesehatan, Syuparman, juga mengajak seluruh warga Kabupaten Natuna, untuk merefleksikan pentingnya menjaga keasrian lingkungan sekitar.
“Saya memohon dengan sangat, mari kita tunjukkan rasa cinta pada daerah ini dengan tidak membakar sampah ataupun hutan secara sembarangan,” pintanya.
Sementara, hasil pengukuran kualitas udara oleh UPTD Puskesmas Ranai pada Sabtu (10/10/2026) pukul 09.45 WIB menunjukkan kondisi kabut asap di wilayah Ranai berada pada kategori tidak sehat.
Berdasarkan data pengukuran di Puskesmas Ranai, kadar partikel berbahaya PM 2,5 tercatat 84 µg/m³ dan PM 10 mencapai 219 µg/mdengan suhu 31,9°C dan kelembapan 74,7%.
Kondisi tersebut berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil dan penderita ISPA.
Dikatakan Kepala Puskesmas Ranai, Program ISPA dan Program Kesehatan Lingkungan UPTD Puskesmas Ranai, mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat Ranai dan sekitarnya:
1. Wajib gunakan masker N95 saat keluar rumah. Masker kain biasa tidak efektif menyaring partikel kabut asap.
2. Kurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan. Hindari olahraga atau kerja berat di luar yang memicu sesak napas.
3. Tetap di rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Batasi anak-anak bermain di luar rumah.
4. Perbanyak minum air putih dan tutup pintu dan jendela. Untuk menjaga kelembapan tubuh dan mencegah asap masuk ke dalam rumah.
“Kami himbau masyarakat Natuna untuk patuh memakai masker N95 dan tidak keluar rumah jika tidak mendesak. Jaga kesehatan keluarga kita dari bahaya kabut asap,” pungkas Nazri.
(Zani).
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















