Pengamanan jalur lintas Curup–Lubuk Linggau Diperketat Untuk Tekan Kejahatan Jalanan
Rejang Lebong, Narasiberita.co.id | Upaya menekan angka kriminalitas jalanan digencarkan jajaran Kepolisian Resor Rejang Lebong melalui penebalan pengamanan di sepanjang jalur lintas yang menghubungkan Kabupaten Rejang Lebong dengan Kota Lubuk Linggau, Provinsi Bengkulu, pada Jumat (2/10/2026).
Langkah preventif ini diarahkan khusus untuk mengantisipasi tindak pidana pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, serta pencurian kendaraan bermotor yang kerap meresahkan pengguna jalan.
Operasi pengamanan siang hingga sore hari tersebut melibatkan personel gabungan dari berbagai polsek setempat. Di wilayah hukum Polsek Sindang Kelingi, pengawasan dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim IPDA Reza Marziansyah, S.H., didampingi dua anggotanya.
Titik fokus penjagaan, sambang, serta siaga ditempatkan pada lokasi rawan di depan Tempat Pemakaman Umum Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Sindang Kelingi, yang berlangsung mulai pukul 11.00 WIB hingga 17.00 WIB.
Sementara itu, pergerakan patroli secara mobile dijalankan oleh jajaran Polsek Padang Ulak Tanding. Personel yang diterjunkan, yakni Aipda Fadillah bersama Aipda Rodihan, mulai bergerak menyisir rute krusial sejak pukul 16.30 WIB. Wilayah sasaran patroli meliputi Desa Air Apo, Desa Taba Padang, Desa Simpang Beliti, hingga kawasan Desa Kepala Curup di Kecamatan Binduriang.
Selain berjaga di titik-titik rawan, aparat di lapangan juga proaktif menyampaikan imbauan keselamatan bagi pengendara roda dua maupun roda empat.
Masyarakat yang melintas diingatkan agar senantiasa waspada, memanfaatkan pos pengamanan kepolisian untuk beristirahat saat lelah berkendara, serta mematuhi protokol kesehatan, termasuk mengenakan masker.
Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP M. Hasan Basri, S.H., menegaskan bahwa kehadiran aparat di lapangan mencerminkan langkah nyata kepolisian dalam melindungi masyarakat secara optimal.
“Kehadiran personel di lapangan bertujuan memberikan rasa aman serta menekan potensi kejahatan jalanan, khususnya 3C, demi kenyamanan para pengguna jalan,” ujar AKP M. Hasan Basri, S.H., saat dikonfirmasi pada Jumat (2/10/2026).
Berdasarkan pemantauan hingga sore hari, situasi arus lalu lintas di sepanjang jalur penghubung antarprovinsi tersebut terpantau lancar dan terkendali. Kepolisian memastikan tidak ada laporan kejadian menonjol, sekaligus bertekad terus mengintensifkan patroli berkala guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
(Rian)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















