Kecelakaan Beruntun di Simpang Tiga Purwosari Pasuruan: 1 Orang Meninggal Dunia, 2 Luka-Luka
Pasuruan, Narasiberita.co.id- Insiden kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan truk tronton, truk boks, dua sepeda motor, dan seorang pejalan kaki terjadi di jalur arteri nasional Malang–Surabaya, Jumat (24/7/2026) pagi.
Peristiwa maut tersebut tepatnya berlangsung di simpang tiga Pegadaian, Kelurahan/Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan sekitar pukul 07.00 WIB.
Tragedi ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia usai mendapat perawatan medis, sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka.
Kecelakaan bermula saat truk tronton Fuso bernomor polisi N 865 CG yang dikemudikan Hartono (45), warga Kedungkandang, Kota Malang, melaju di lajur lambat (kiri) dari arah selatan (Malang) menuju utara (Surabaya).
Sesampainya di lokasi kejadian (TKP), Hartono diduga kehilangan kendali dan konsentrasi atas kemudi kendaraannya. Rangkaian benturan beruntun pun tidak terhindarkan:
Menghantam Truk Boks: Tronton menabrak bagian belakang truk boks (N 8031 BN) yang dikemudikan Wandi Sutanto (45) asal Tajinan, Malang. Truk boks saat itu sedang berhenti di lajur kanan untuk memberi jalan kepada pejalan kaki yang hendak menyeberang.
Menyapu Dua Sepeda Motor: Usai menabrak boks, tronton terus meluncur di lajur kiri dan menyapu dua motor, yakni Honda Scoopy (N 4559 ECR) dan Suzuki Satria (N 5806 ABI).
Mendorong Boks dan Terhenti di Pembatas Jalan: Benturan keras membuat truk boks terdorong ke depan kanan hingga menabrak pejalan kaki/satpam yang berdiri di penggal jalan. Laju tronton Fuso baru benar-benar terhenti setelah menghantam pembatas jalan (median jalan).
Akibat insiden beruntun tersebut, tiga orang menjadi korban dengan rincian sebagai berikut:
Korban Meninggal Dunia (MD):
Warno (45), warga Desa Watugede, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang (Pengendara Honda Scoopy). Mengalami luka memar parah di kepala dan leher. Sempat dievakuasi ke IGD Puskesmas Purwosari sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Korban Luka-Luka (LR):
Hartono (45) (Sopir Truk Tronton). Mengalami luka-luka akibat sempat terjepit di dalam kabin ruang kemudi yang ringsek.
Nur Wahyudi (40), warga Desa Pager, Kecamatan Purwosari (Pejalan Kaki / Satpam). Mengalami luka-luka akibat tertabrak dorongan truk boks.
(Pengendara Suzuki Satria dipastikan selamat dan langsung dijemput pihak keluarga di lokasi).
Pihak Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan yang menerjunkan personel ke lokasi langsung melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti kendaraan, serta mengevakuasi para korban ke IGD Puskesmas Purwosari.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan, Ipda Budiwira Tri Utama, membenarkan peristiwa kecelakaan menonjol tersebut dan menegaskan bahwa penyidikan masih terus berjalan.
”Kasus lakanya masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Gakkum. Dugaan awal penyebab kecelakaan karena kurang hati-hati dan kurang konsentrasinya sopir tronton Fuso saat mengendalikan laju kendaraannya,” tegas Ipda Budiwira Tri Utama. (Eka)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















