Rp 4,3 Miliar Digelontorkan untuk Revitalisasi Sekolah di Kepahiang, 7 Satuan Pendidikan Jadi Prioritas

Kepahiang, Narasiberita.co.id – Kabar baik bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kepahiang. Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,3 miliar untuk program revitalisasi sarana dan prasarana (sarpras) sekolah tahun 2026.

Dana tersebut akan digunakan untuk memperbaiki fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan, khususnya ruang belajar agar proses kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung lebih nyaman, aman, dan kondusif.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang, Dr. Nining Fawely Pasju, mengatakan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Kementerian terkait program bantuan revitalisasi satuan pendidikan.

“Berdasarkan surat dari kementerian, Kabupaten Kepahiang mendapatkan kegiatan revitalisasi untuk sejumlah satuan pendidikan. Fokusnya adalah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana, terutama rehabilitasi ruang-ruang kelas yang sudah membutuhkan perbaikan,” ujar Nining, Kamis (2/7/2026).

Ia menjelaskan, pada tahap awal program revitalisasi akan menyasar lima satuan pendidikan yang terdiri dari dua Taman Kanak-Kanak (TK) dan tiga Sekolah Dasar (SD). Selain itu, Dinas Pendidikan juga masih menunggu realisasi tambahan program untuk dua Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Total ada tujuh sekolah yang akan menerima program revitalisasi ini, yakni dua TK, tiga SD, dan Insyaallah menyusul dua SMP,” jelasnya.

Menurut Nining, total anggaran sebesar Rp4,3 miliar tersebut ditargetkan mampu menyelesaikan seluruh pekerjaan dalam waktu empat bulan. Dengan demikian, fasilitas yang telah direhabilitasi dapat segera dimanfaatkan oleh para guru dan siswa.

“Target kita pekerjaan selesai dalam empat bulan. Harapannya setelah rampung, seluruh fasilitas yang telah diperbaiki dapat digunakan secara maksimal untuk mendukung proses belajar mengajar,” tegasnya.

Program revitalisasi ini diharapkan menjadi langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan di Kabupaten Kepahiang. Dengan tersedianya ruang belajar yang lebih layak, diharapkan aktivitas pembelajaran semakin optimal serta mampu meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. (Febyadedo)

Tinggalkan Balasan