Sajikan Jamu Gratis Hingga Kriya, KOMPPAK Pasuruan Rayakan HUT Ke-3 di Alun-Alun Bangil
Pasuruan, Narasiberita.co.id- Menandai kiprah tiga tahun dalam menggerakkan roda ekonomi akar rumput, Komunitas Pengusaha Perempuan Aktif dan Kreatif (KOMPPAK) Kabupaten Pasuruan menggelar pesta rakyat bertajuk “Festival Jamu, Pesona Kuliner, dan Kriya”.
Kegiatan yang menyedot perhatian ratusan warga ini dipusatkan di Alun-alun Bangil, Minggu (9/6/2026).
Kolaborasi tiga klaster industri kreatif ini dibuka secara resmi oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pasuruan, Hj. Merita Rusdi Sutejo, serta dihadiri oleh jajaran pengurus, ratusan anggota KOMPPAK, pelaku UMKM, dan elemen masyarakat.
Sesuai dengan tajuk utamanya, festival ini menyuguhkan ribuan porsi minuman tradisional berbahan dasar empon-empon (jamu) secara gratis kepada para undangan dan warga yang memadati area alun-alun.
Langkah ini diambil sebagai strategi edukasi kultural guna mendekatkan kembali minuman herbal berkhasiat ke tengah masyarakat modern. Tidak hanya jamu, panitia juga memanjakan lidah pengunjung dengan menyajikan aneka jajanan pasar otentik serta hidangan polo pendem (pangan lokal hasil bumi yang terpendam di dalam tanah) seperti:
Singkong dan ubi jalar rebus
Kacang tanah dan kentang kukus
Pisang kukus tradisional
Ketua KOMPPAK Kabupaten Pasuruan, Rusdi Widayati, menjelaskan bahwa agenda akbar ini memiliki misi ganda, yakni sebagai instrumen pelestarian warisan leluhur sekaligus wadah hilirisasi produk-produk kreatif hasil karya anggota komunitas sendiri.
Misi Strategis Festival Kreatif KOMPPAK:
Konservasi Warisan Nenek Moyang: Menjaga eksistensi jamu, kuliner tradisional, dan kriya agar tidak tergerus arus modernisasi global.
Akses Pasar UMKM: Menjadi etalase promosi langsung bagi anggota KOMPPAK yang mayoritas merupakan produsen jamu gendong, perajin jajanan pasar, hingga perajin kriya unggulan seperti batik tulis dan bordir khas Pasuruan.
Gerakan Regenerasi Konsumen: Mengajak generasi muda untuk mulai menggeser tren konsumsi harian dari minuman kekinian beralih ke jamu tradisional.
Dukungan penuh mengalir dari Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo. Dalam pidato sambutannya, Merita menyampaikan apresiasi atas konsistensi KOMPPAK yang meski usianya terbilang muda, namun telah menunjukkan kerja keras, inovasi, serta kolaborasi nyata di lapangan.
Merita meyakini bahwa KOMPPAK telah bertransformasi bukan sekadar menjadi tempat berkumpul biasa, melainkan wadah inkubasi bisnis (growing space) bagi kaum perempuan di Kabupaten Pasuruan untuk saling menguatkan, memperluas jejaring usaha (networking), dan menaikkan kelas UMKM.
Garis Kebijakan Kemitraan TP PKK Kabupaten Pasuruan:
“Keberadaan KOMPPAK memiliki peran yang sangat strategis dalam menopang struktur perekonomian daerah. Festival ini bukan sekadar ajang promosi dagang musiman, melainkan manifestasi nyata dari penguatan ekonomi domestik. Ke depan, kami berharap KOMPPAK terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendampingi pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital serta memperluas akses pasar agar produk lokal Pasuruan memiliki daya saing makro.”
Kemeriahan pesta hari jadi ini ditutup dengan pengundian ratusan doorprize menarik bagi pengunjung yang hadir, mulai dari paket makanan-minuman hingga hadiah utama berupa unit mesin cuci dan sepeda gunung.
Melalui momentum ulang tahun ketiga ini, KOMPPAK Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk terus bergerak progresif dalam mencetak wirausaha perempuan yang mandiri dan berdaya. (Eka)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















