Gelar Sekolah Legislatif Jatim, DPM Umsida Kantongi Dukungan Tempat dan Narasumber dari DPRD Sidoarjo

Jatim |Narasiberita.co.id- Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (DPM Umsida) melakukan langkah strategis dalam mematangkan persiapan agenda regional. Pengurus DPM Umsida menggelar audiensi resmi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo di Ruang Rapat Komisi D DPRD Sidoarjo, Kamis (4/6/2026).

​Pertemuan tersebut ditujukan sebagai koordinasi hulu dalam rangka persiapan pelaksanaan Sekolah Legislatif Vol. II DPM Umsida se-Jawa Timur yang dijadwalkan helat pada akhir Juni 2026 mendatang.

​Kedatangan delegasi parlemen mahasiswa ini diterima langsung oleh Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, M. Dhamroni Chudlori, M.Si., didampingi jajaran staf sekretariat kedewanan.

​Ketua Pelaksana Kegiatan, Wafa Salsabila ATP, memaparkan bahwa audiensi ini bertujuan untuk membedah konsep acara sekaligus mengajukan permohonan dukungan taktis kepada pihak legislatif Sidoarjo.

​Dari pertemuan tersebut, DPM Umsida berhasil mengamankan dua poin komitmen penting dari DPRD Sidoarjo:

​Izin Fasilitas Gedung: DPRD Sidoarjo memberikan lampu hijau terkait peminjaman Ruang Rapat Paripurna DPRD Sidoarjo sebagai lokasi utama pelaksanaan sidang dan materi inti Sekolah Legislatif.
​Transfer Pengetahuan (Narasumber): Ketua Komisi D, M. Dhamroni Chudlori, menyatakan kesiapannya untuk hadir langsung sebagai pemateri guna membagikan wawasan praktis mengenai fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran daerah kepada para peserta se-Jatim.
​Dalam sesi diskusi, jajaran Komisi D DPRD Sidoarjo memberikan atensi khusus terhadap output atau luaran konkret yang akan dihasilkan oleh para mahasiswa pasca-pelatihan. Pihak dewan mengapresiasi target produk akademik yang dirancang oleh panitia.

​Poin Pembeda Sekolah Legislatif Vol. II Umsida:

  • ​Bukan Sekadar Diskusi: Kegiatan ini didesain keluar dari pakem diskusi mahasiswa konvensional yang kerap berakhir tanpa solusi formal.
  • ​Output Dokumen Hukum: Peserta diwajibkan menyusun Policy Brief (Rekomendasi Kebijakan).
  • ​Fungsi Rekomendasi: Dokumen policy brief tersebut akan memuat analisis mendalam serta draf rekomendasi taktis atas isu-isu sosial-pemerintahan mutakhir yang nantinya dapat diumpan balik kepada pemangku kebijakan.

​Manajemen panitia memastikan bahwa lini persiapan teknis terus bergerak positif demi menyambut perwakilan aktivis legislatif mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur.

“Kalau dihitung secara akumulatif, progres persiapan kegiatan saat ini sudah menyentuh angka 60 persen. Fokus kami dalam beberapa hari ke depan adalah menuntaskan penandatanganan persetujuan teknis tempat pelaksanaan seremonial pembukaan (opening ceremony), serta mengunci konfirmasi kesiapan kehadiran para pemateri eksternal lainnya.”

​Melalui sinergi antara DPRD Sidoarjo dan DPM Umsida ini, diharapkan Sekolah Legislatif Vol. II mampu melahirkan regenerasi aktivis kampus yang tidak hanya vokal dalam menyampaikan aspirasi, namun juga memiliki kapasitas metodologis yang matang dalam mengawal kebijakan publik di Jawa Timur. (Eka)

Tinggalkan Balasan