Tegas! Ketua Harian LSM GP2AM Amuasuriadi Kutuk Aksi Begal di Rejang Lebong: “Cederai Rasa Aman Masyarakat”

Rejang Lebong, Narasiberita.co.id | Aksi kriminalitas jalanan berupa pembegalan yang kembali marak terjadi di wilayah hukum Kabupaten Rejang Lebong mendapat sorotan tajam dari kalangan aktivis lintas daerah.

Kali ini, desakan keras datang dari Amuasuriadi, Ketua Harian LSM GP2AM yang berbasis di Kota Sungai Penuh, Kerinci.

Amuasuriadi secara terbuka menyatakan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa para korban.

Ia menegaskan bahwa aksi kejahatan tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja karena telah menciptakan teror serta mencederai rasa aman para pengguna jalan.

Mewakili kawan-kawan di LSM GP2AM, saya mengutuk keras aksi-aksi pembegalan di Rejang Lebong. Ini merupakan persoalan serius. Jalan raya adalah hak publik untuk beraktivitas dengan aman, dan tindakan para pelaku begal telah mencederai rasa aman masyarakat,” ujar Amuasuriadi.

Sebagai aktivis yang konsen terhadap isu sosial dan kemasyarakatan, Amuasuriadi menilai jalur lintas Curup–Rejang Lebong merupakan akses vital yang menghubungkan berbagai daerah.

Jika keamanan di jalur tersebut terus terganggu, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh warga setempat, tetapi juga masyarakat dari luar daerah yang melintas untuk bekerja, berdagang, maupun menjalankan aktivitas lainnya.

Menanggapi situasi tersebut, Ketua Harian LSM GP2AM itu mendesak jajaran kepolisian di Rejang Lebong untuk mengambil langkah-langkah luar biasa (extraordinary) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kami mendukung penuh upaya aparat penegak hukum dalam memulihkan stabilitas kamtibmas. Kami mendorong peningkatan patroli di titik-titik rawan, serta tindakan yang tegas dan terukur terhadap para pelaku. Berikan efek jera yang nyata agar ruang gerak mereka semakin sempit,” tambah pria asal Kerinci tersebut.

Solidaritas yang ditunjukkan Amuasuriadi diharapkan dapat menjadi dorongan moral bagi upaya pemberantasan kejahatan di Rejang Lebong.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

Kita semua berharap Rejang Lebong segera kembali kondusif. Perekonomian masyarakat harus berjalan tanpa rasa takut, dan akses jalan lintas harus kembali aman serta nyaman bagi siapa pun yang melintas,” pungkasnya.
(Rian)

Tinggalkan Balasan