Ekonomi Natuna Terpuruk, Warga Mengeluh Sulit Cari Kerja Jelang Lebaran 1447 H
NATUNA, Narasiberita.co.id. – Kondisi perekonomian di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, dinilai semakin memprihatinkan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Hal ini tentunya memicu kekhawatiran masyarakat, terutama mereka yang bergantung pada pekerjaan tidak tetap atau serabutan.
Bujang (40), salah seorang warga Natuna yang bekerja serabutan, mengungkapkan keluh kesahnya mengenai sulitnya memenuhi kebutuhan hidup saat ini.
Menurutnya, mencari lapangan pekerjaan dalam beberapa tahun terakhir terasa sangat berat, sementara tuntutan kebutuhan ekonomi keluarga terus mendesak setiap hari.
“Beberapa tahun belakangan ini sulit sekali cari kerja. Padahal kebutuhan tidak bisa ditunda,” ujar Bujang dengan nada lesu.
Kondisi ini semakin diperparah dengan datangnya bulan suci Ramadan dan persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada hari Jumat 20 Maret 2026.
Momentum lebaran biasanya diikuti dengan peningkatan biaya hidup, mulai dari kebutuhan pokok hingga keperluan khas hari raya.
“Apalagi mau lebaran begini. Segalanya naik, mau beli kue-mueh sama baju lebaran buat keluarga pun bingung uangnya dari mana kalau kerjaan tidak ada,” tambahnya, Senin (16/3/2026) pagi.
Fenomena ini mencerminkan tantangan ekonomi yang nyata di wilayah perbatasan Indonesia tersebut. Meski pemerintah daerah berupaya mendorong investasi, dampak langsungnya terhadap ketersediaan lapangan kerja bagi pekerja kasar dan serabutan seperti Bujang, yang dirasakannya masih sangat minim.
Dirinya berharap kedepan, pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memulihkan daya beli dan menciptakan peluang kerja yang lebih luas.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















