Sekda Bengkulu Tekankan Disiplin dan Profesionalisme ASN di Tengah Efisiensi Anggaran, Empat Pegawai Kominfotik Terima Penghargaan

Bengkulu, Narasiberita.co.id.  – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, memimpin apel pagi di halaman Kantor Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Bengkulu, Rabu (22/7).

Dalam arahannya, Herwan Antoni menegaskan pentingnya menjaga disiplin, loyalitas, dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat.

Menurutnya, kebijakan efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sebaliknya, seluruh aparatur dituntut untuk bekerja lebih efektif, produktif, dan bertanggung jawab sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

“Efisiensi anggaran harus menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja dan inovasi, bukan menurunkan kualitas pelayanan publik,” tegas Herwan Antoni.

Pada kesempatan tersebut, Herwan Antoni juga menyerahkan piagam penghargaan kepada empat pegawai Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu yang terpilih sebagai Pegawai Terbaik. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kinerja, dan integritas dalam menjalankan tugas.

Penetapan penerima penghargaan dilakukan melalui proses penilaian yang melibatkan pimpinan dan rekan kerja di lingkungan Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu, sehingga diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Adapun empat pegawai yang menerima penghargaan Pegawai Terbaik, yakni:

  • Ernasari, Kepala Subbagian Umum.
  • Ilham Suci Putra, Kepala Bidang E-Government (E-Gov).
  • Wardiansyah, Staf Bagian Perencanaan.
  • Yuliana Sari, PPPK Paruh Waktu.

Apel pagi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu dalam menjaga disiplin, meningkatkan profesionalisme, serta mempertahankan kualitas pelayanan publik meski di tengah tantangan efisiensi anggaran.

Tinggalkan Balasan