Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Air Ketapang, Polisi Lakukan Penyelidikan
Kepahiang, Narasiberita.co.id. – Warga Desa Kelilik, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang diduga berjenis kelamin laki-laki di aliran Sungai Air Ketapang, Senin (6/7/2026) sore.
Mendapatkan laporan dari warga, personel Polres Kepahiang bersama Polsek Kepahiang langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengevakuasi jenazah.
Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, SH, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Kepahiang Iptu Tulus Wibowo, SH mengatakan, hingga saat ini identitas korban masih belum diketahui. Jenazah telah dibawa ke RSUD Kepahiang untuk dilakukan proses identifikasi.
“Identitas korban belum diketahui. Setelah menerima laporan, petugas langsung melakukan pengamanan dan olah TKP. Saat ini jenazah telah dibawa ke RSUD Kepahiang untuk dilakukan identifikasi. Sejauh ini belum ada warga yang mengenali korban,” ujar Iptu Tulus Wibowo.
Kapolsek menjelaskan, berdasarkan kondisi fisik jenazah, korban diduga berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari tiga hari sebelum ditemukan.
“Jika dilihat dari kondisi fisik mayat, diduga korban sudah meninggal lebih dari tiga hari. Namun untuk memastikan penyebab kematian dan identitas korban, kami masih melakukan pemeriksaan, penyelidikan terhadap saksi-saksi, serta proses identifikasi jenazah,” tambahnya.
Sebelumnya, jenazah ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB di tepi aliran Sungai Air Ketapang, Desa Kelilik.
Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Zairin (55), yang saat itu bersama anaknya sedang menebang bambu di sekitar lokasi.
Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait identitas korban agar segera melapor ke Polres Kepahiang atau Polsek Kepahiang untuk membantu proses identifikasi. (Feby)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















