Gubernur Helmi Hasan Saksikan Pengukuhan Bunda PAUD Rejang Lebong Masa Bakti 2026–2030
Rejang Lebong, Narasiberita.co.id.– Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong Hendri menyaksikan pengukuhan dr. Melka Novera Sari, Sp.N. sebagai Bunda PAUD Kabupaten Rejang Lebong masa bakti 2026–2030.
Pengukuhan dilakukan oleh Bunda PAUD Provinsi Bengkulu, Hj. Khairunissa Helmi Hasan, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Rejang Lebong, Senin (27/7/2026).
Acara pengukuhan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong Iwan Sumantri Badar, Asisten II Setda Provinsi Bengkulu RA Denni, Kapolres Rejang Lebong AKBP Syahrul Hariyadi, Ketua DPRD Rejang Lebong Juliansyah Yayan, perwakilan Kodim 0409/Rejang Lebong, Kejaksaan Negeri Curup, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rejang Lebong Zakaria Effendi, para camat, serta pengurus Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) dan Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA).
Prosesi pengukuhan ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Bunda PAUD Provinsi Bengkulu dan Bunda PAUD Kabupaten Rejang Lebong yang disaksikan langsung oleh Gubernur Bengkulu dan Plt Bupati Rejang Lebong.
Selanjutnya dilakukan penyematan selempang kepada dr. Melka Novera Sari sebagai simbol resmi pengemban amanah Bunda PAUD Kabupaten Rejang Lebong.
Dalam sambutannya, Bunda PAUD Provinsi Bengkulu Khairunissa Helmi Hasan berharap Bunda PAUD Kabupaten Rejang Lebong dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta berperan aktif dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini.
“Bunda PAUD merupakan kedudukan yang bersifat sukarela, dilandasi rasa cinta dan kasih sayang. Perannya sangat strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendorong terwujudnya layanan PAUD yang berkualitas dan holistik integratif,” ujar Khairunissa.
Ia menjelaskan, Bunda PAUD memiliki peran penting dalam memberikan masukan dan rekomendasi kepada pemerintah daerah terkait pengembangan pendidikan anak usia dini. Selain itu, Bunda PAUD juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan PAUD, mendukung pelaksanaan program makan bergizi bagi anak usia dini, serta memperkuat upaya pencegahan stunting melalui layanan pendidikan yang terintegrasi.
Khairunissa optimistis sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan seluruh pemangku kepentingan akan mampu mewujudkan layanan PAUD yang semakin berkualitas, sehingga dapat mencetak generasi Bengkulu yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan dukungannya terhadap penguatan peran Bunda PAUD sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam menciptakan generasi penerus yang unggul dan berdaya saing.
(Nb)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


















