Lapas Curup Evaluasi Capaian Kinerja dan Pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri

Lapas Curup Evaluasi Capaian Kinerja dan Pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri (image/Rian)

Rejang Lebong, Narasiberita.co.id.  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup mengikuti Rapat Analisis dan Evaluasi (ANEV) Capaian Kinerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan Tahun Anggaran 2026 secara virtual, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti Kepala Lapas Kelas IIA Curup bersama jajaran pejabat struktural. ANEV diselenggarakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di lingkungan UPT Pemasyarakatan.

Pembahasan dalam rapat mencakup capaian kinerja Lapas Curup selama periode 1 Januari hingga 30 September 2026. Sejumlah aspek menjadi bahan evaluasi, mulai dari kondisi umum UPT, sumber daya manusia, jumlah dan kapasitas penghuni, pengamanan, capaian pelaksanaan tugas, hingga realisasi anggaran.

Selain mengevaluasi capaian kinerja, forum tersebut juga membahas pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Program yang dievaluasi antara lain upaya pemberantasan peredaran narkoba, penguatan pengamanan dan ketertiban, penanganan overcrowded dan overcapacity, serta pengembangan kemandirian pangan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.

Program prioritas lainnya yang turut dibahas meliputi pembangunan dapur sehat, pemasaran hasil karya warga binaan melalui koperasi dan UMKM, serta pelaksanaan program pendidikan bagi narapidana.

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari proses pemantauan terhadap pelaksanaan program dan capaian kerja masing-masing UPT Pemasyarakatan. Dari pembahasan itu, Lapas Curup dapat mengidentifikasi capaian yang telah diraih, kendala yang masih dihadapi, serta kebutuhan tindak lanjut terhadap program yang berjalan.

Hasil ANEV selanjutnya menjadi bahan evaluasi internal Lapas Kelas IIA Curup dalam menentukan langkah perbaikan dan tindak lanjut terhadap pelaksanaan tugas serta program pemasyarakatan hingga akhir tahun anggaran 2026.

(Rian)

Tinggalkan Balasan